Sukses

Fashion

Begini Cara Belanja Online Terbaru yang Diminati Konsumen Indonesia

Bintang.com, Jakarta Perkembangan teknologi sampai saat ini sangat berperan penting dalam aktivtas sehari-hari, termasuk mempengaruhi pengalaman berbelanja seseorang. Kini, nggak hanya kaum hawa saja tapi pria pun senang mengandalkan belanja online.

Konsumen kini kian beralih dari aktivitas belanja konvensional dengan cara mendatangi toko fisik di beragam lokasi (offline) ke belanja secara digital (online). Kini, konsumen dapat membeli apa pun, kapan pun, dan di mana pun langsung dari genggaman tangan mereka.

Laju pertumbuhan industri e-commerce di Indonesia pun kian meningkat. Tak hanya dibidang fashion dan beauty saja yang terus meningkat dari belanja online.

Kini telah hadir perusahaan pemrosesan dan pengemasan makanan serta minuman terdepan di dunia, Tetra Pak, merilis Tetra Pak Index, sebuah riset tahunan yang diadakan di beberapa negara termasuk Indonesia.

Salah satu aktivitas belanja online yaitu belanja makanan dan minuman secara online (e-grocery), kini dipandang sebagai katalis untuk transformasi e-commerce yang lebih luas. Cara belanja e-grocery pun kian digemari di seluruh dunia sesuai dengan hasil riset Tetra Pak Index 2018.

2 dari 2 halaman

Tren Belanja Konsumen Beralih ke E-grocery

E-grocery telah dipandang sebagai sebagai cara belanja baru yang menyegarkan bagi konsumen, terutama bagi mereka yang terbiasa dengan belanja pangan secara offline.

Jenis produk tersedia dan dapat diakses secara online kurang lebih sama dengan yang ditawarkan di toko-toko, termasuk makanan dan minuman dalam kemasan.

“Tren belanja konsumen Indonesia yang perlahan beralih ke e-grocery disambut dengan sangat baik oleh para e-commerce, khususnya Bukalapak. Di Jakarta sendiri, e-grocery berkompetisi langsung dengan minimarket dan supermarket karena permintaan konsumen akan pengalaman belanja yang mudah dan cepat, serta akses internet yang membaik. Sebagai contoh, di Bukalapak, untuk kategori RTD saja kami mencatat puluhan juta minuman terjual di semester 1 2018 melalui marketplace dan melalui distribusi ke UKM Warung di seluruh Indonesia,” ujar Rahmat Danu Andika, Associate Vice President of O2O Business Bukalapak.

 

Kredit

  • Yuni Haumahu
    Author
    Yuni Haumahu