Sukses

Fashion

Selimut Nenek Bisa Dijadikan Baju Ciamik? Ini 16 Potretnya

Bintang.com, Jakarta Kita semua pasti pernah merasakan selimut rajutan nenek untuk tidur di rumahnya. Selimut nenek kebanyakan berbahan rajut dengan kain wol yang menimbulkan kehangatan nyaman. Seiring berjalannya waktu, kadang kita lebih suka memakai selimut modern. 

Tidak ingin meninggalkan kebiasaan terdahulu, kini apa yang harus dilakukan dengan selimut warna-warni kepunyaan nenek? Seperti bentuk kupu-kupu dari kepompong, selimut tua yang indah ini terpisah dan dirubah menjadi cutting-edge fashion. Dengan gunting dan mesin jahit, ini semua dapat menciptakan tampilan yang liar dan gila, tetapi juga 100% daur ulang.

Ketika selimut diubah menjadi overall, bab koboi, jumpsuits, dan bahkan onesies kupu-kupu! Dilansir dari Boredpanda, beberapa orang tertawa dan mengatakan itu "konyol." Lalu dikatakan itu sebagai masa depan fashion. Berikut 16 potret baju yang berasal dari selimut nenek ini. Lucu-lucu deh, kamu tertarik?

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Baju rajut ini terbuat dari selimut nenek. (via: Boredpanda.com)

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Ega Maharni
    Author
    Ega Maharni