Sukses

Sex & Health

Perbaiki Ginjal, 3 Sayuran Ini Wajib Kamu Konsumsi

Bintang.com, Jakarta Penyakit ginjal termasuk dalam gangguan kesehatan yang serius. Dilansir dari Health Line, penyakit ginjal ini diderita sekita 10 persen dari populasi dunia. 

Artinya, gangguan kesehatan pada ginjal cukup banyak diderita, kan? Meskipun ginjal setiap orang berukuran kecil dan berbentuk seperti kacang, namun organ ini memegang peranan penting dalam sistem kesehatan tubuh. 

Pasalnya, ginjal bertugas menyaring sisa-sisa produk yang harus dibuang dari dalam tubuh. Juga mengeluarkan hormon yang mengatur tekanan darah. 

Makanya, ginjal itu penting banget dan harus dijaga kesehatannya. Soalnya, ada banyak hal yang bikin ginjal tak berfungsi dengan optimal atau bahkan rusak. 

Seperti obesitas, merokok, faktor keturunan, dan juga diabtetes serta tekanan darah tinggi. Nah, kalau sudah memiliki gangguan ginjal, meskipun ringan, kamu harus berusaha untuk mengontrol apa yang kamu konsumsi sehari-hari. Untuk mengembalikan kerja ginjal atau sekadar memeliharanya, ada beberapa sayuran yang sebaiknya kamu sering konsumsi. 

2 dari 4 halaman

Kembang Kol

Kembang kol merupakan sayuran yang memiliki banyak nutrisi. Termasuk vitamin C, vitamin K dan B folat. Selain itu, kembang kol juga mengandung anti inflamasi sepeerti indoles dan banyak serat. 

Banyak orang yang menggunakan sayuran ini untuk menggantikan kentang. Agar, mereka nggak harus mengonsumsi kentang yang terlalu banyak mengandung potasium. 

3 dari 4 halaman

Blueberry

Buah yang berwarna ungu bukan cuma lezat, tapi juga mengandung banyak vitamin. Selain itu, blueberry merupakan sumber anti oksidan yang sangat baik dan tinggi. 

 

4 dari 4 halaman

Anggur Merah

Bukan anggur merah alkohol, buah ini bukan cuma lezat dan mudah didapat. Tapi juga kaya akan vitamin C dan juga merupakan sumber antioksidan yang sangat baik. 

Jadi, untuk mengembalikan dan mengoptimalkan kerja ginjal, kamu memang dianjurkan untuk mengonsumsi anggur merah. Tapi, buahnya saja lho! Bukan anggur merah yang sudah dijadikan minuman beralkohol. 

Kredit

  • Karla Farhana
    Author
    Karla Farhana