Sukses

Sex & Health

Seperti Marshanda, 4 Dampak Ini Timbul pada Pasien Bipolar

Bintang.com, Jakarta Perasaan bersalah Marshanda bukan cuma lantaran tak sanggup menahan kerunduan terhadap sang buah hati, Sienna Ameerah Kasyafani. Mantan istri Ben Kasyafani ini juga merasa sangat malu dan bersalah lantaran penyakit mental yang dia miliki, bipolar

Ya, bipolar yang merupakan kondisi di mana seseorang mengalami perubahan esktrem mood swing ini memang menimbulkan banyak efek pada dirinya. Seperti yang digambarkan apda curhatan Marshanda di Instagramnya, seorang penderita bipolar, tulis Healthy Place, akan mengalami emosi yang campur aduk pada satu episode. 

Rasa bersalah, hopeless, dan juga cemas berlebihan hanya segelintir efek yang dirasakan penderita. Ada banyak efek lainnya yang dialami pasien. 

Meskipun setiap penderita memiliki efek yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat keparahan, ada beberapa gejala umum yang muncul, di masing-masing episode. 

Misalnya, pada episode mania/hypomania, pasien akan menunjukkan gejala seperti mengalami halusinasi visual, delusi, kecemasan yang berlebihan, suasana hati yang senang, optimisme dan rasa percaya diri yang berlebihan. 

Sementara itu, pada episode depresi, juga ada beberapa gejala yang biasanya akan muncul. Seperti sedih berkepanjangan, merasa sangat bersalah, helpless, tak ada harapan, dan putus asa. Juga akan muncul gejala lain pada pasien bipolar, seperti merasa sangat pesimis, merasa berbeda dari orang lain, dan juga muncul pemikiran soal kematian dan juga bunuh diri. 

-Part 1 of 1- . What can I do I am guilty Of losing you. . What can i do I am guilty Not blaming my illness but that is my weakness. . I got lost. And nobody wins when they tried to save me from falling. I had to fall. Says God. . And until today I cant see why I had to. Cause it got me losing you. . I am guilty and I am ashamed. People talk about me behind my back. Saying I can’t bear sanity. I can’t bear life. Because I am ill. . And now what should I do. When all I can think about is the thought of losing you. My daughter. . And I miss you, everyday. And I cry for you, everyday. I am lost. And in this case I am lost forever. . I can only hope and pray for miracle. I dont even believe that I still deserve the feeling of hope. I’ve made too big of a mistake. . I am left with questions and tears. I saw people around me. Being allowed to be with their children. Pushing me far away from the right self-concept I am supposed to have about myself. Pushing me far away from seeing myself as a capable human being. Capable of being a mother. . I have lost. I’ve lost you and I lost everything. And I‘ve forgotten how to have hope. Tried to understand this chapter of life. And I can’t understand a thing. The inner wisdom I usually find in me, is in silence. . God help me. I am lost. I am ashamed. What are You trying to tell me? I am lost. And everybody talks behind my back. About how it is normal for me to lose. How it makes sense. . So I just try to bear with the thought of living with my worst self. The incapable human. The inadequate parent. The one nobody can trust. And carry on. And carry on. And carry on. . . #motivation #honesty #vulnerabilityispower #vulnerabilityisstrength #positivity #empowerment #marshedpoem #marshedQuote #enlightenement #motivationandpositivity #innerstrength #innerpeace #intellectualhearts

A post shared by ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ MARSHANDA (@marshanda99) on

2 dari 2 halaman

Bipolar juga bisa memberikan efek pada keluarga

Bipolar bukan cuma penyakit yang bisa memengaruhi mental dan juga kesehatan fisik penderita, tapi juga orang di sekitar dan juga anggota keluarganya. Hidup bersama seseorang yang menderita bipolar nggak mudah. Bahkan, orang-orang di sekitar penderita juga bisa memiliki gejala dari dampak hidup bersama penderita. 

Gejala yang timbul beragam. Namun, dilansir dari Here to Help, keluarga dan orang sekitar akan mengalami stres. Bukan cuma itu, akan timbul perasaan rasa bersalah dan juga sedih pada orang-orang di sekitar pasien. 

Kegiatan rutinitas pun akan berubah lantaran mengurus penderita bipolar yang dari hari ke hari mengalami perubahan emosi dan juga mood yang begitu cepat. 

 

Kredit

  • Karla Farhana
    Author
    Karla Farhana