Sukses

Sex & Health

Banyak Wanita Tidak Sadar Miss V Sudah Kendur

Bintang.com, Jakarta Seperti bagian tubuh lainnya, otot vagina pun bisa kendur. Akan tetapi, banyak dari wanita dewasa tidak menyadari jika otot di bagian organ intimnya tidak lagi berkontraksi seperti biasanya.

“Vagina kendur itu tidak bisa dirasakan dan itu yang merasakan hanya suaminya,” kata Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr Nina Martini Somad, SpOG, dari Klinik Amaryllis di Bekasi, Minggu (15/4/2018). Biasanya, lanjut dr Nina, kondisi tersebut akan dialami wanita setelah melahirkan normal. “Makanya setelah melahirkan, kami anjurkan untuk periksa kekuatan otot (vagina),” katanya.

Selain karena melahirkan normal, Miss V bisa kendur dituturkan dr Nina juga karena proses alami seiiring bertambahnya usia sehingga terjadi perubahan pada organ pelvis wanita. Dia menyebutkan, mulai usia 25 tahun, seorang wanita sudah mengalami proses penuaan. Setiap satu tahun, turun satu persen.

“Apalagi kalau seorang wanita sudah menghadapi menopause. Setelah menopause estrogen menurun dan berkurang produksinya. Kolagen pun rendah, jadilah Miss V kendur.” Katanya.

Namun Miss V kendur bukan berarti tidak bisa diatasi. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengencangkan kembali otot Miss V yang kendur. Penjelasannya bisa kamu lihat di bawah ini.

2 dari 2 halaman

Cara Mengatasi Miss V yang Kendur

Menurut dr Nina, ada berbagai cara untuk mencegah agar vagina tak kendur, misalnya dengan melakukan latihan kegel. "Mencegah sangat penting sekali supaya tidak menyebabkan Miss V kendur. Salah satu yang terbukti yaitu dengan kegel. Semua wanita harus bisa melakukan ini, Kegel bisa dilakukan setidaknya 10 menit dalam sehari. Tapi tekniknya jangan sampai salah, supaya lebih bermanfaat,” ucapnya.

Selain itu, ada cara termutakhir untuk mengatasinya, yakni dengan cara vaginal rejuvenation. Metode ini menurut dr Nina sudah ada di Indonesia sejak empat tahun lalu. Namun memang biayanya tidak sedikit.

“Vaginal rejuvenation itu cara untuk meremajakan kembali vagina, yakni dengan cara dilaser untuk merangsang pertumbuhan kolagen. Treatment nya bisa dilakukan 3 kali, satu bulan sekali. Kalau kami mematok harga Rp2.500.000 untuk satu kali treatment, entah di tempat lain” kata dr Nina.

Sejauh ini, menurutnya belum ada keluhan dari pengguna alat tersebut di Klinik Amaryllis. Namun begitu, dr Nina menyarankan Kegel harus tetap dilakukan. “Harus latihan Kegel di rumah, kalau tidak percuma, minum kolagen dan anti oksigen juga bisa sedikit membantu. Juga tidak boleh kerja keras, dan angkat berat selama treatment,” ucapnya.

Kredit

  • Gadis Abdul
    Author
    Gadis Abdul