Sukses

Viral

Viral, Pria Ini Jadikan Kakinya yang Diamputasi sebagai Bantal di Rumah Sakit

Bintang.com, Jakarta Bagaimana rasanya saat kamu kehilangan salah satu anggota tubuhmu karena kecelakaan dan harus diamputasi? Pasti sangat sedih dan terpukul ya. Jangan dibayangkan, kamu nggak akan kuat, seperti pria satu ini yang menjadikan kaki kirinya yang diamputasi sebagai bantal untuk tidur.

Ya, seorang pria di India menjadi viral di media sosial setelah dirinya menjadikan kaki kirinya yang diamputasi digunakan sebagai bantal, karena tak mendapatkan pelayanan baik dari rumah sakit yang menanganinya.

Melansir laman NextShark, pria bernama Ghanshyam Singh yang berprofesi sebagai konduktor bus sekolah itu terpaksa harus kehilangan kakinya karena kecelakaan. Tak hanya dirinya, setidaknya ada 25 anak juga jadi korban kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (10/3/2018) lalu.

Dalam sebuah video, pria berusia 28 tahun itu terlihat terbaring disebuah ranjang rumah sakit, dan menggunakan kakinya yang berlumuran darah sebagai bantal. Dalam kondisi yang mengenaskan itu, Ghanshyam pun terlihat tenang mencoba beristirahat dan memejamkan matanya.

Terkait hal tersebut, saudara dari Ghanshyam yang menemaninya di rumah sakit telah meminta bantuan staf namun tetap tak ada yang menanganinya setelah dua jam berlalu.

1 dari 2 halaman

Penolakan Pihak Rumah Sakit

Penolakan dari pihak rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang layak untuk Ghanshyam pun membuat keluarganya geram. "Saya berulang kali meminta para dokter untuk turun tangan tapi mereka menolak. Akhirnya, setelah sekitar dua jam, saya berhasil mendapatkan bantal untuknya dari pasar dan saat itulah kakinya dilepas," ujar saudaranya.

Karena tak mendapatkan pelayanan yang baik, akhirnya keluarga Ghanshyam membawanya ke rumah sakit swasta untuk mendapatkan perawatan yang layak.

Soal kaki Ghanshyam, menurut Dr. Sadhna Kausik yang menanganinya, kondisi kaki Singh yang terputus itu tak bisa disambungkan kembali karena jaringannya sudah mati.

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Lanny Kusumastuti
    Author
    Lanny Kusumastuti