Sukses

Viral

Sekolah di Taman Kanak-kanak Bareng Anaknya, Alasan Ibu Ini Bikin Hati Berdesir

Bintang.com, Jakarta Ada penampakan berbeda di sebuah sekolah di Cina, di mana ada seorang ibu yang ikut belajar bersama anak-anak di taman kanak-kanak. Bukan hanya untuk mendampingi anaknya yang berusia lima tahun, ibu tersebut ternyata benar- benar ikut belajar bersama mereka dengan alasan yang mengharukan.

Melansir laman NextShark, wanita berusia 31 tahun yang diketahui bernama Shi Xiaoqi itu ikut bersekolah bersama dengan anaknya di kelas yang sama. Bukan tanpa alasan, Shi mendaftar di sekolah tersebut karena ia tak pernah mengenyam bangku sekolah sebelumnya.

Ya, ia tak memiliki kemampuan akademik apapun termasuk membaca. Ketidakmampuannya itu pun membuatnya kehilangan berbagai peluang pekerjaan yang ia dapatkan, termasuk peluang bekerja di luar tempat tinggalnya.

Ia pun tak ingin hal itu terjadi pada anak-anaknya, dengan ikut bersekolah di kelas yang sama dengan anaknya, Shi berharap bisa mengerti dan membantu anaknya saat belajar di rumah.

Bersekolah dan melakukan tanggungjawab sebagai ibu bukanlah hal yang mudah. Setiap harinya ia pun harus bekerja keras bisa menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah termasuk kebutuhan anak-anaknya.

2 dari 3 halaman

Keseharian Shi Xiaoqi

Ya, Shi tak bisa melepaskan tanggungjawabnya sebagai ibu, terlebih ia tak hanya harus mengurus anak-anaknya, tetapi juga orangtua yang tinggal bersamanya.

Sepulang sekolah, Shi harus mengerjakan tugas, mengurus anak-anak juga orangtuanya. Sedangkan suaminya tak selalu ada di rumah, di mana ia bekerja di bidang konstruksi di luar kota.

Di tengah kesibukannya bersekolah dan mengurus keluarga, berbagai komentar negatif pun mengiringi usahanya. Meski begitu, ia tak ingin terpengaruh dan terus menjalani rencana hidupnya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

3 dari 3 halaman

Mengabaikan Komentar Negatif

"Saya tak peduli pendapat orang lain tentang saya. mendampingi anak perempuaan saya di kelas tak hanaya membatu saya mendapatkan pengetahuan baru, tapi juga memungkinkan saya bisa mengajarkan putriku," katanya.

"Begitu saya tahu bagaimana (cara) membaca dan manulis, saya bisa membantu anak perepuan saya belajar di rumah, dan saat dia dewasa, dia akan mendapatkan pekerjaan yang baik," jelasnya.

Guru yang mengajar Shi pun mengakui ketekunan ibu 31 tahun tersebut. Selain memahami dan mampu menyerap pelajaran, ia juga telah menjadi contoh yang baik untuk anak-anak di sekolah tersebut. Bahkan di saat jam istrirahat, ia juga ikut bermain bersama murid lainnya.

Mengetahui kisah Shi yang mau kerja keras untuk sekolah, kamu masih mau mengabaikan kesempatan baik untuk mengenyam pendidikan?

Kredit

  • Lanny Kusumastuti
    Author
    Lanny Kusumastuti