Sukses

Viral

3 Pekerjaan Ini Cocok Buat Kamu yang Doyan Keliling Dunia

Bintang.com, Jakarta Kamu yang enggak suka banget traveling, pasti mengidamkan pekerjaan yang punya aturan bebas. Supaya, kamu nggak susah kalau ingin jalan-jalan ke negara atau daerah tertentu dalam waktu yang agak lama, misalnya beberapa bulan.

Soalnya, buat kamu yang hobi jalan-jalan, waktu seminggu kadang nggak cukup buat eksplorasi. Kamu butuh waktu lebih panjang supaya bisa punya lebih banyak pengalaman. Sayangnya, sebagian besar kantor atau perusahaan nggak bisa kasih kamu izin untuk pergi berlama-lama.

Karena alasan ini, banyak, lho, cewek-cewek yang kerja cuma 3-6 bulan, lalu resign, demi jalan-jalan. Trik mereka, mengumpulkan uang selama beberapa bulan. Kalau sudah cukup, mereka akan resign. Tapi sayangnya, ini akan memperburuk track record di bidang kariermu. Jadi, PureWow menulis, lebih baik kamu mencari pekerjaan lepas supaya punya banyak waktu luang.

1. PureWow menulis, sebenarnya banyak banget pekerjaan yang bisa kamu lakukan tanpa harus masuk kantor. Kamu bahkan bisa mengerjakan pekerjaanmu di mana pun, sambil jalan-jalan. Kamu bisa menjadi penulis lepas, juga bisa jadi desainer logo untuk berbagai perusahaan. Bahkan, bisa menjadi penerjemah dokumen atau artikel, lho!

Freelance | sumber foto: thebalance.com

Tapi, kadang pekerja lepas di Jakarta tetap saja harus datang ke kantor. Nah, lebih baik, kamu bergabung dengan komunitas atau wadah online di mana kamu bisa 'mengiklankan' dirimu sendiri untuk mendapat klien. Kamu boleh mencoba Freelancer atau juga situs lainnya.

2. Kamu yang suka anak-anak, juga bisa menjadi baby sitter, atau nanny, atau juga disebut au pair. Tugas kamu adalah menjaga anak-anak kecil selama orangtua mereka pergi kerja atau dinner. Kamu akan diberi tugas dan arahan oleh orangtua mereka, segala macam hal yang harus kamu lakukan.

TESOL | Sumber Foto: english.co.nz

3. Nah, kalau merasa menjadi au pair nggak cocok buat kamu, mengajar bahasa Inggris buat anak-anak di TK juga bisa, lho. Tapi, kamu harus punya sertifikat dulu untuk mengajar. Nama sertifikatnya TESOl. Kamu bisa mengambil sertifikat melalui kursus-kursus singkat di Indonesia, atau juga di luar negeri. Nah, sertifikat ini bisa kamu gunakan di seluruh dunia, girls.

Kredit

  • Karla Farhana
    Author
    Karla Farhana