Sukses

Celeb

Film Cinta Mati Suguhkan Perpaduan Horor dan Teror

Bintang.com, Jakarta Film bergenre horor sekarang ini memang sedang marak. Banyak film horor Indonesia yang cukup sukses saat tayang di bioskop. Hal itu pula yang mendorong , produksi PT. Gitrust Sinergi Mandiri & Red Phoenix Picture membuat film Cinta Mati (The Terror of Love).

Film yang sedang menjalani proses produksi. ini disutradarai oleh Chalten F. Tatroman dengan lokasi syuting di Jalarta dan Bali. Cinta Mati dibintangi oleh Imey Liem dan aktor asal Malaysia, Raznan Noor, yang baru kali pertama bermain film. Raznan sebelumnya lebih dikenal sebagai model catwalk.

Lalu kenapa menggaet pria asal Malaysia sebagai pemain utama? “Karena memang target kami film Cinta Mati selain di Indonesia juga akan diputar Malaysia. Ini produksi perdana kami dan kami berharap jadi awal yang menjanjikan,” terang Gita Tya dari Gitrust Sinergi Mandiri saat ditemui di Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).

Sementara itu lawan main Raznan, Imey Liem sudah empat tahun absen dari dunia film setelah terakhir bermain di film Kota Tua Jakarta pada 2014 lalu. Imey mengaku sempat kesulitan karena cukup lama vakum, tapi bisa menjalani syuting dengan baik termasuk menjalin chemistry dengan Raznan.

Menurut sang sutradara, Raznan masih agak terbata-bata dalam berdialog bahasa Indonesia tapi sudah mulai berkembang pesat.Sedangkan Imey Liem yang berperan sebagai Anisa, mengaku sering bertemu dengan hantu-hantu perempuan saat sedang syuting.

“Untungnya aku nggak sampai kesurupan, hahaha Aku memang pernah main film horor, tapi Cinta Mati ini beda karena ada unsur terornya, ada suspense yang lumayan bikin ngeri. Jalan juga menarik,” papar Imey yang sekarang sibuk menjadi instruktur pilates ini.

Film Cinta Mati menceritakan tentang hubungan sepasang remaja yang tidak mendapat restu dari orang tuanya. Sayangnya, bumbu cinta mereka dikhianati oleh niat tidak baik dari salah satu pasangannya. Proses syuting sudah mencapai 50 persen dan diharapkan rampung di tahun ini.

 

Kredit

  • Henry Hens
    Author
    Henry Hens