Sukses

Celeb

Sinetron Tiada Hari Yang Tak Indah Siap Temani Ngabuburitmu

Bintang.com, Jakarta Sinetron Tiada Hari Yang Tak Indah tayang di hari pertama ramadan tahun ini. Sinetron ini akan menemani ngabuburit pemirsa mulai pukul 17.00 WIB. Sinetron Tiada Hari Yang Tak Indah dibintangi oleh El Manik, Widyawati, Nikita Willy, Rezky Aditya, Raya Kohandi, Giovani L. Tobing, dan Cut Syifa.

Suguhan sinetron ini dipastikan bakal memberikan banyak kisah inspiratif kepada pemirsa. Ujian kehidupan yang dihadapi dengan penuh optimis menjadi salah satu kisah yang patut untuk disimak dan dijadikan tauladan.

Ini merupakan sinetron Ramadan pertama, “Ini sinetron ramadhan pertama aku ya. Ini suatu hal yang baru untuk aku,” kata Nikita Willy di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/5).

 

Biasanya, Nikita Willy melakoni sinetron reguler yang kebetulan tayang di saat Ramadan, bukan produksi spesial untuk menyambut Ramadan.

“Biasanya sinetron reguler yang akan tayang juga pas Ramadan, cuma ini kita bener-bener syutingnya ceritanya dikemasnya, bener-bener untuk bulan Ramadan,” ujarnya.

Dalam serial Tiada Hari Yang Tak Indah, Nikita Willy berperan sebagai Kemuning, anak dari Haji Zaenal (El Manik). Ia memiliki karakter yang selalu memiliki gelora hidup yang kuat dan berpenampilan modis.

 

2 dari 2 halaman

Sinopsis Tiada Hari Yang Tak indah

Kemuning juga memberikan restu kepada Abah, sapaan kepada ayahnya untuk menikah lagi dengan Ratna (Widyawati). Kemuning merupakan adik dari Melati (Raya Kohandi) dan kakak Cempaka (Cut Syifa).

“Jadi disini aku lebih ke anak jaman now ceritanya, aku kan jadi anaknya om El Manik. Om El Manik itu kan seorang bapak yang sangat agamais. Mungkin karna emang udah tua jadi ga ngerti apa sih ini apa sih itu,” imbuhnya.

“Sementara aku yang milenials banget, gak mau ketinggalan gadget lah atau fashion, sementara kakak sama adik aku tuh ga peduli soal itu dan agak beda sendiri, udah gitu kerjaannya pacaran mulu sama Rezky,” tukas Nikita.

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Puput Puji Lestari
    Author
    Puput Puji Lestari