Sukses

Celeb

Gaya J-Rocks dan Sentuhan EAS Didi Mahardhika, Bikin Lagu Wudhu Tetap Religius

Bintang.com, Jakarta J-Rocks meluncurkan single wudhu slow version, setelah sukses mendapatkan perhatian melalui versi rock pada medio Januari 2018 lalu. Lagu recycle dari grup Bimbo tersebut kembali diaransemen dengan sentuhan musik Electronic Ambience Synthesizer (EAS) yang masih masuk dalam unsur EDM dari tangan Didi Mahardhika. Didi yang dikenal juga dengan nama Didi Soekarno, memang diminta pihak J-Rock untuk memberikan sentuhan pada musik EDM.

Sebagai seorang DJ, Didi tentu tertantang untuk memasukkan unsur Ambience dalam lagu religi lantaran hal tersebut juga merupakan pengalaman pertamanya. Tak lebih dari sepekan berpikir untuk memasukkan unsur musik 'bawaan' DJ namun tidak kehilangan nuansa religius, akhirnya aransemen tersebut rampung.

 

"Ini pengalaman pertama, tertantang. Saya senang karena lagunya aslinya juga saya suka," ujar Didi Mahardhika saat berbincang dengan Bintang.com belum lama ini.

Menurut Didi Mahardhika, J-Rocks yang terdiri dari Taufik rachman (vokal, gitar), Sony Ismail Robayani (gitar), Swara Wimayoga (bass) dan Anton Rudi Kelces (drum) pun layak mendapatkan pujian lantaran berani membawakan lagu religi milik Bimbo yang sangat populer itu, tanpa menghilangkan unsur rock yang sudah menjadi ciri khas mereka. Apalagi ditambah sentuhan EDM, agar musiknya bisa lebih diterima di berbagai kalangan.

"Memang saat ini zamannya menggunakan jenis musik kekinian dan J-Rock sangat berani dan bagi saya hebat, bisa membawakannya tanpa menghilangkan unsur religi," ujar Didi Mahardhika lagi.

Lagu Wudhu bukan lagu pertama bernuansa religi yang dinyanyikan J-Rocks. Sebelumnya, J-Rocks sudah merilis dua lagu religi yang mendapatkan perhatian dari masyarakat. Sebab, J-Rock menyanyikan lagu religi tanpa kehilangan 'ruh'nya sebagai band cadas.

Didi Mahardhika juga berharap, lagu Wudhu slow version dari J-Rocks yang sudah dirilis itu bisa dinikmati masyarakat dari berbagai kalangan, terutama anak-anak muda, sebagai pengingat pentingnya beribadah.

Kredit

  • Teddy Kurniawan
    Author
    Teddy Kurniawan