Sukses

Celeb

Doddy Katamsi: Sebelum Wafat Amoroso Katamsi Sempat Jatuh

Bintang.com, Jakarta Aktor senior, Amoroso Katamsi meninggal dunia pada Selasa (17/4/2018) dini hari dalam usia 78 tahun. Ia meninggal di Rumah sakit Angkatan Laut Mintoharjo, Jakarta Pusat. Menurut Doddy Katamsi, putra almarhum, ia menghembuskan napas terakhir  setelah beberapa hari tak sadarkan diri.

Diketahui, jauh sebelum meninggal dunia, pemeran sosok Soeharto di film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI itu sudah cukup lama mengalami komplikasi beberapa penyakit. Terhitung, penyakit kanker usus, ginjal, serta diabetes-lah yang pelan-pelan merenggut kesehatan Amoroso Katamsi.

Terakhir, kondisi sang aktor senior semakin menurun setelah terjatuh di kamar mandi rumahnya sekitar satu bulan yang lalu.

"Kemaren dropnya tuh pas abis jatuh di kamar mandi terus bahunya patah, dropnya sejak itu," ucap Doddy Katamsi di rumah duka, komplek AL Pangkalan Jati, Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Sejak saat itu-lah kondisi Amoroso Katamsi semakin menurun sampai akhirnya meninggal dunia. "Makin kesini makin drop, terakhir drop banget, denyut nadinya turut terus ya gitu  akhirnya meninggal," terang Doddy Katamsi.

1 dari 3 halaman

Sakit

Diketahui, Amoroso Katamsi meninggal dunia saat tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Rencananya, setelah disemayamkan di rumah duka, ayah dari vokalis band Elpamas, Doddy Katamsi itu akan disholatkan di mesjid Imam Bonjol, kawasan Pondok Labu untuk selanjutnya dimakamkan Tanah Wakaf, Pondok Labu.

Semasa hidupnya, Amoroso pertama kali terjun ke dunia seni peran lewat perannya di film Cinta Abadi pada tahun 1976. Setelah itu, namanya kemudian mencuri perhatian setelah memerankan sosok Soeharto di film Djakarta tahun 1966 dan Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI garapan Arifin C. Noer. Setelah itu, sosok Amoroso juga tampil memerankan presiden Soeharto di film Dibalik 98 garapan Lukman Sardi.

 

 

2 dari 3 halaman

Berkarya

Tak hanya di dunia film, nama pria kelahiran Batavia, Hindia Belanda, 21 Oktober 1940 itu juga aktif di dunia sinetron tanah air. Terhitung, ia pernah bermain dalam beberapa judul sinetron seperti Tukang Bubur Naik Haji, Orang-Orang Kampung Dukuh, serta Tuhan Beri Kami Cinta.

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Rivan Yuristiawan
    Author
    Rivan Yuristiawan
  • Edy Suherli
    Editor
    Edy Suherli