Sukses

Celeb

Amoroso Katamsi Wafat, Citra Kirana Tak Lagi Dengar Cerita Sejarah

Bintang.com, Jakarta Pesinetron Citra Kirana menjadi satu di antara puluhan pelayat yang hadir di rumah duka aktor senior, Amoroso Katamsi. Meski berbeda generasi, namun menurut Ciki --begitu dia biasa disapa--  terbilang cukup dekat dengan sosok almarhum semasa hidup.

Bukan tanpa alasan, kedekatan wanita 23 tahun dengan aktor yang memerankan sosok Soeharto di beberapa film itu lantaran pernah terlibat dalam beberapa sinetron seperti Tukang Bubur Naik Haji. Di hari tuanya, Citra Kirana menilai Amaroso Katamsi masih memiliki semangat yang luar biasa.

"Aku udah lama syuting sama eyang. Jadi di lokasi syuting tuh aku udah ngerasa dekat sekali sama eyang," ucap citra Kirana di rumah duka, komplek AL Pangkalan Jati, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018).

"Dia sangat menyenangkan, enggak pernah ngeluh cape walaupun kita tau kan eyang ke lokasi itu untuk berdiri juga udah susah, tapi semangatnya luar biasa. Aku bener-bener ngelihat dia tuh hebat banget nih, masih semangat di usianya yang udah tua, luar biasa sekali sih," tambahnya mengenang.

Kini, setelah sosok yang ia kagumi itu meninggal, Citra Kirana hanya bisa mengenang kebaikan almarhum Amoroso Katamsi.

1 dari 3 halaman

Cerita Sejarah

"Eyang kung itu orang yang baik sekali. Jadi sosok yang kebapaan sekali dan sering banget cerita tentang sejarah-sejarah kalau di lokasi syuting, itu yang paling aku ingat," pungkas Citra Kirana.

Seperti yang diketahui, Amoroso Katamsi meninggal dunia dalam usia 78 tahun. Sebelum meninggal, ia sempat tak sadarkan diri selama tiga hari dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Mintoharjo, Jakarta Pusat.

2 dari 3 halaman

Dimakamkan

Rencananya, setelah disemayamkan di rumah duka, ayah dari vokalis band Elpamas, Doddy Katamsi itu akan disholatkan di mesjid Imam Bonjol, kawasan Pondok Labu untuk selanjutnya dimakamkan Tanah Wakaf, Pondok Labu, selepas ibadah sholat Zuhur.

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Rivan Yuristiawan
    Author
    Rivan Yuristiawan
  • Edy Suherli
    Editor
    Edy Suherli