Sukses

Celeb

Geser Anak Langit, Orang Ketiga Jadi Sinetron SCTV Nomor 1

Bintang.com, Jakarta Sinetron Orang Ketiga sejak pertama kali tayang memang sudah banyak menarik perhatian. Baru tayang selama dua minggu dan diputar di malam hari, sinetron yang tayang di SCTV sudah berhasil menduduki nomor rating nomor satu.  Ada yang menilai kalau itu hanya pencapaian sesaat karena banyak yang penasaran dengan sinetron baru.

Tapi ternyata Orang Ketiga masih mendapatkan rating yang bagus. Hebatnya lagi, sinetron yang dibintangi Marshanda, Naysila Mirdad dan Rionaldo Stockhorst ini tayang di jam yang cukup malam yaitu 21.30.  Jarang sekali sinetron yang tayang diatas jam 9 malam bisa menduduki rating pertama apalagi terjadi beberapa kali seperti diukir Orang Ketiga. 

Faktanya, sejak Jumat (9/2/2018), Orang Ketiga jadi sinetron SCTV yang ratingnya paling tinggi. Di hari itu, Orang Ketiga menduduki rating pertama dengan TVR 5,4 dan Share yang cukup tinggi yaitu 25,7 persen dan menggeser Anak Langit yang sehari sebelumnya berada di nomor satu. 

 

2 dari 2 halaman

Orang Ketiga dan Anak Langit

Di dua hari berikutnya, rating pertama memang direbut oleh siaran langsung pertandingan sepakbola Piala Presiden yang ditayangkan di Indosiar.  Namun Orang Ketiga masih jadi sinetron SCTV terbaik dengan menduduki rating nomor dua mengungguli Anak Langit dan Siapa Takut Jatuh Cinta yang berada di urutan keempat dan kelima.

Sedangkan urutan ketiga ditempati serial India, Chandra Nandini. Orang Ketiga juga lebih unggul dalam hal Share dengan mencatat angka 24 persen di tanggal 10 Februari dan 11 Februari 2018. Cerita yang makin seru, penuh konflik tapi tidak membosankan dan bisa dialami siapa saja serta akting para pemainnya yang meyakinkan, sepertinya jadi faktor utama kesuksesan Orang Ketiga.

Berapa lama Orang Ketiga bisa mengungguli Anak Langit dan Siapa Takut Jatuh Cinta? Kita tunggu saja. Yang jelas, sinetron yang Marshanda, Naysila Mirdad dan Rionaldo Stockhorst ini tayang tiap hari jam 21.30 WIB, hanya di SCTV. 

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • henryhens
    Author
    henryhens