Sukses

Celeb

Ringkasan Cerita Global Sinetron Pedang Naga Puspa

Bintang.com, Jakarta Berakhirnya sinetron Ganteng Ganteng Serigala Returns (GGS Returns) menghadirkan sinetron baru Pedang Naga Puspa. Sinetron ini tayang setiap hari pukul 19.45 WIB di SCTV mulai Senin (7/12/2015). Jam tayang sinetron Pangeran digeser agar bisa menggantikan GGS Returns. 

Sinetron ini mengisahkan Arya Kamandanu yang merupakan putra Mpu Hanggareksa, ahli pembuat senjata dari Singasari. Kamandanu diam-diam berguru kanuragan ke adik seperguruan ayahnya, Mpu Ranubaya. Padahal hubungan Mpu Hanggareksa dan Mpu ranubaya tidak baik karena Mpu Ranubaya bukan pendukung Singasari.

Rico Verald di sinetron Pedang Naga Puspa. Foto: Instagram (@ricoorv)

Berbeda dengan Arya Kamandanu, kakaknya, Arya Dwipangga tidak menyukai silat, namun ahli sastra dan penyair. Wataknya bertolak belakang dengan Kamandanu. Kamandanu terkesan lugu, polos, dan apa adanya, sebaliknya Dwipangga terkesan cerdas, terpelajar, dan pandai memikat hati dengan kemampuan bahasa yang indah.

Kamandanu jatuh cinta dengan gadis desa Manguntur, Nari Ratih. Namun hubungan asmara itu kandas akibat ulah Dwipangga. Tak peduli Nari Ratih merupakan kekasih Kamandanu, Dwipangga menggodanya hingga terjadilah hubungan terlarang di Candi Walandit, berujung Nari Ratih hamil di luar nikah.

Kegagalan asmara membuat Kamandanu lebih serius mendalami kanuragan di padepokan Ranubaya. Berkat kesabaran sang paman dan bakat yang dimilikinya, Kamandanu menjadi pendekar muda pilih tanding. Untuk melengkapi kanuragannya, Mpu Ranubaya sudah menyiapkan sebuah pedang khusus. Pedang itu sedang dirancangnya sedemikian rupa, ditempa secara khusus. Kelak, pedang itu diberi nama Pedang Naga Puspa.

Poster sinetron Pedang Naga Puspa. Foto: SCTV

Belum selesai pedang itu dibuat oleh Mpu Ranubaya bersamaan dengan berlangsungnya sebuah peristiwa sejarah, perselisihan Kertanegara dengan Meng Chi, utusan Kaisar Kubilai Khan dari Tiongkok yang meminta Singasari tunduk kepada bangsa Mongolia. Utusan tersebut diusir dan dipermalukan oleh Kertanagara.

Sebelum Meng Chi kembali ke Mongol, di sebuah kedai makan terjadilah keributan dengan Mpu Ranubaya. Mpu Ranubaya berhasil mempermalukan mereka dan menunjukkan kemahirannya dalam membuat pedang. Melihat hal itu, Meng Chi menggunakan muslihat jahat: menculik Ranubaya dan membawanya ke Mongol.

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Puput Puji Lestari
    Author
    Puput Puji Lestari