Sukses

Beauty

Cegah Rontok, Jangan Cuci Rambut Pakai Air Hangat

Bintang.com, Jakarta Mandi air hangat menjadi pilihan menarik ketika seseorang pulang kerja sampai malam. Apalagi dari sisi kesehatan mandi air hangat pada malam hari lebih aman ketimbang menggunakan air dingin. Namun, ternyata ada satu pantangan yang harus dilakukan oleh seseorang ketika menggunakan air hangat saat mandi.

"Jangan keramas pakai air hangat," demikian tegas Heri Kuswanto, ahli perawatan rambut dari Kerastase saat ditemui di Salon Double Hair Studio, Central Park Mall, Jakarta Barat, Jumat, (14/09/2018). Karena ternyata ada beberapa faktor alasan mengapa keramas dengan air hangat tersebut harus dihindari. "Bisa mengakibatkan kerontokan rambut, lalu rambut kering, dan juga berminyak," lanjut Heri Kuswanto.

Selain itu, masalah rambut berminyak juga bisa disebabkan oleh aktivitas di luar ruangan. Sebagaimana halnya yang menimpa pebalap wanita, Kezia Santoso. Ia pernah mengalami masalah itu sampai harus mempersiapkan penanganan khusus. 

"Risih saja tiap hari ngelihatnya. Rambut berminyak dan lepek banget. Bahkan waktu di Inggris aku harus cari shampo yang benar-benar cocok untuk rambutku. Tapi akhirnya aku bawa shampo dari Indonesia khusus untuk menangani rambut berminyak," ujar Kezia.

Sampai akhirnya, Kezia pun menemukan perawatan yang tepat untuk mengatasi masalah rambut berminyak. Salah satunya adalah dengan perawatan rambut untuk mengimbangi kadar minyak yang diproduksi di kulit kepala. "Mengatasinya harus dengan menggunakan shampo khusus untuk kulit berminyak. Ini treatment oil balancing. Gunanya untuk menyeimbangkan kadar minyak dalam kepala," ujar Heri.

Untuk perawatan rambut ini menurut Heri idealnya dilakukan selama enam bulan secara berkala setiap bulan sekali. "Dengan perawatan ini bisa keramas dua hari sekali. Seperti orang normal pada umumnya," tambah Heri. Kepada Kezia, selain memberikan nasehat untuk melakukan perawatan penyeimbangan kadar minyak pada rambut, Heri menghimbau supaya Kezia tak mengambil model rambut panjang karena aktivitasnya sebagai pebalap.

"Iya memang, karena pernah keganggu saat pertandingan, karena rambut panjang sampai keluar helm. Saat itu lagi balapan di Perancis. Karena ini sangat berbahaya ketika lagi balap," tandas Kezia Santoso.

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Gadis Abdul
    Author
    Gadis Abdul