Sukses

Inspiration

Eksklusif, Cinta Ibu Antar Cynthia Venika ke Puncak Kesuksesan

Bintang.com, Jakarta Bisnis Multi Level Marketing (MLM) mungkin bukan menjadi pilihan bagi generasi millennials. Namun hal tersebut tentu berbeda dengan Cynthia Venika. Terlahir sebagai pribadi yang tertutup, ia termotivasi untuk sukses dengan berbisnis kosmetik.

***

Bergabung bersama Oriflame bukanlah menjadi pilihan yang sembarangan. Wanita kelahiran Bangka ini berpikir bahwa kosmetik adalah sebuah bisnis yang sangat menguntungkan. "Wanita mana sih yang tidak ingin tampil cantik?" adalah salah satu kalimat yang teguh ia pegang hingga kini.

Cinta Cynthia Venika pada ibunya menjadi titik balik kehidupan yang membuatnya berada di puncak kesuksesan bisnis kosmetik. (Fotografer: Daniel Kampua, Desain Grafis: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

Berhasil meraih predikat Diamond termuda di dunia, ternyata Cynthia miliki caranya sendiri. Meski demikian, siapa yang menyangka bahwa dirinya masih tertegun dengan predikat yang disandangnya tersebut? Baginya, cinta pada sang ibu adalah kunci kesuksesannya.

Lewat bisnis kosmetik, awalnya Cynthia bermimpi untuk mengajak mamanya untuk pergi keliling dunia. Ia ingin sekali memberikan kebahagian pada sang ibu karena sebelumnya menyesal belum bisa membahagiakan sang ayah sampai ia menghembuskan napas terakhirnya.

Bermodalkan semangat dan percaya diri, Cynthia tahu bahwa mimpinya akan tercapai suatu saat nanti. Yang perlu ia pikirkan adalah jalan menuju kesuksesan tersebut. Baginya, mimpi adalah doa yang akan menjadi nyata bila kita berusaha untuk mewujudkannya.

Cinta Cynthia Venika pada ibunya menjadi titik balik kehidupan yang membuatnya berada di puncak kesuksesan bisnis kosmetik. (Fotografer: Daniel Kampua, Desain Grafis: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

"Nah, dulu itu kalau janjian gitu sempet kepikir kalau punya condominium di sini. Ehh.. ternyata sekarang kesampaian. Jadi bener tuh kalau apa yang kita pikirkan di awal itu jadi nyata kalau kita memikirkannya," ujar Cynthia antusias pada Bintang.com di gedung Standart Chartered, Jakarta (21/08).

Jangan pernah meremehkan mimpi. Karena dengan bermimpi, kamu akan merasakan hidup dengan utuh. Pada Bintang.com, Cynthia Venika pun menceritakan motivasi serta rasa cinta pada ibu yang akhirnya membawanya pada puncak kesuksesan dalam bisnis kosmetik seperti sekarang. Yuk, simak petikan wawancaranya.

1 dari 3 halaman

Alasan Cynthia Venika Terjun ke Bisnis Kosmetik

Berpindah jalan kehidupan bukanlah sebuah hal yang mudah bagi seseorang. Belajar dan kuliah di bidang ekonomi dengan pribadi yang tertutup membuat Cynthia tak menyangka bisa bergelut dibidang bisnis seperti sekarang. Lalu, apa yang membuatnya berubah pikiran?

Sebelum bergelut di bisnis kosmetik, momen apa sih yang bikin terjun di dunia ini?

Awalnya karena papa saya meninggal. Saat itu tahun 1999 akhir. Saat itu saya shock dan kecewa dengan diri saya karena belum bisa memberikan apapun untuk papa saya. Saya sempat kerja waktu itu, tapi jujur saja gaji saya nggak cukup. Saking nggak cukupnya saya sampai nggak bisa beli baju. Selama ini baju saya tuh minjem sama kakak saya.

Cinta Cynthia Venika pada ibunya menjadi titik balik kehidupan yang membuatnya berada di puncak kesuksesan bisnis kosmetik. (Fotografer: Daniel Kampua, Desain Grafis: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

Apa yang bikin Cynthia kepengin sekali bisa sukses setelah papa meninggal?

Saat itu saya berdoa. Saya marah sekali sama Tuhan saat itu, saya belum sempat memberikan apapun sama papa. Padahal dari kecil saya disayang sekali sama papa saya. Hidup masa kecil saya penuh dengan curahan kasih papa dan mama saya. Saat itu saya mendengar kayak suara kenceng banget. Saya yakin itu seperti Tuhan bersuara. Begini nih "percuma kamu tangisi, kamu sesali, papa kamu nggak akan hidup lagi. Berubahlah. Jangan cengeng. Lakukan sesuatu sebelum kamu menyesal yang kedua kali yaitu saat mama kamu pergi." di situ saya sadar.

Setelah seperti mendapat ilham, apa yang dilakukan?

Saya seperti mendapatkan kekuatan dan berpikir "saya harus membahagiakan mama saya". Saya itu tipe yang pemalu, pendiam, nggak bisa bergaul dan tertutup. Di situ saya bangkit dan peluk mama. Saya bilang "mama, jangan sedih. Mama punya anak ada 12, mama jangan sedih pokoknya dan saya berjanji akan bikin mama bahagia.

Cinta Cynthia Venika pada ibunya menjadi titik balik kehidupan yang membuatnya berada di puncak kesuksesan bisnis kosmetik. (Fotografer: Daniel Kampua, Desain Grafis: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

Sudah seyakin itu kah akan sukses dalam bisnis ini?

Saat itu saya nggak tahu melalui apa, nggak ngerti. Tapi saya punya komitmen dan janji bahwa saya akan buat mama bahagia. Mama itu orang yang sangat kuat. Bayangin, dia ngurus 12 orang anak sendiri dan nggak punya baby sitter. Terus nggak pernah melihat dia merenung dan sedih. Cuma pas papa saya meninggal aja lihat dia sendiri. Terus selesai upacara pemakaman saya pulang ke Jakarta. Di situ saya baru inget bahwa pernah tergabung di Oriflame!

Kenapa kepikiran?

Dulu kan saya sempat gabung di bisnis itu saat kuliah. Penghasilannya setara dengan gaji kantoran saya. Bayangin dengan gaji yang sama saya nggak perlu duduk di kantor. Padahal dulu saya bisnis itu cuma iseng-iseng aja. Terus saya ingat dengan Ibu Een yang mengenalkan saya dengan bisnis ini. Dia sempat cerita kalau bisa jalan-jalan ke luar negeri dengan gratis. Saya cari tahu caranya dan ikut training waktu kembali ke kantornya.

Memang bedanya dulu pernah join dengan yang sekarang apa?

Setelah ikut training saya tahu kalau itu bisnis di situ nggak cuma bisa jual dan pakai tapi bisa bisnis juga. Akhirnya saya tahu kalau dengan mengajak teman untuk bergabung, saya bisa bikin teman saya bangkit bersama dan cari uang bersama di sini. Pulang dari training itu, saya langsung susun strategi. Padahal saya nggak bisa ngomong, lho! Tapi entah kenapa saya punya daya yang begitu besar kalau ingat mama saya.

2 dari 3 halaman

Mulai Termotivasi karena Ingin Ajak Mama Keluar Negeri

Cinta Cynthia Venika pada mama dan papanya yang begitu besar mengantarkan dirinya pada puncak kesuksesan. Berawal dari cita-citanya yang ingin mengajak jalan-jalan sang mama keluar negeri menjadi gerbang Cynthia sebagai seorang wanita yang menginspirasi.

Katanya punya mimpi mau ngajak mama jalan-jalan keluar negeri, benarkah?

Saya tuh nggak pernah terpikir bisa sukses seperti ini. Saya aja mendapat predikat Diamond termuda di dunia aja masih amazed banget. Tapi memang itu semua karena semangat juang saya karena punya goals yang jelas. Itu membuat semua jadi nyata. Ya, hal yang bikin saya benar-benar semangat adalah ingin ngajak jalan-jalan mama saya keliling dunia. Soalnya tiap tahun dapat hadiahnya beda-beda kan negaranya.

Bilang-bilang ke mama nggak sih?

Iya, saya bilang "ma, kita bakal jalan-jalan keluar negeri". Si mama bingung emang uang dari mana, terus aku jawab biar Oriflame yang bayarin. Dia nanya lagi "emang bisa?" saya jawab "bisa!". Saya minta mama untuk mendoakan saya. Kita jadi tim, mama doain saya dan saya akan ketemu orang. Mama tolong doakan biar saya kuat dan orang-orang yang temui itu orang-orang yang menyenangkan.

Cinta Cynthia Venika pada ibunya menjadi titik balik kehidupan yang membuatnya berada di puncak kesuksesan bisnis kosmetik. (Fotografer: Daniel Kampua, Desain Grafis: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

Peran bu Een bagaimana sih?

Nah saya setelah itu mencari bu Een. Saya bilang "Bu, saya mau seperti ibu bisa keliling dunia. Bagaimana caranya? Karena saya mau mengajak mama saya orangnya suka jalan dan nggak pernah pergi ke mana-mana.

Kenapa sih kepengin banget ngajak mama jalan?

Saya itu ingin mama happy. Karena dia sudah susah mengurusi 12 anaknya itu benar-benar memotivasi. Sudah gitu ditinggal papa juga, jadinya benar-benar bikin semangat. Dari situ saya tambah semangat untuk mencari orang untuk bergabung di bisnis ini.

Susahnya dulu pas menerjuni bisnis ini gimana sih?

Dulu kan jamannya offline ya. Beda banget sama jaman sekarang. Karena dekat sama rumah saya biasa janjian di Citra Land kalau nggak Taman Anggrek. Nah, dulu itu kalau janjian gitu sempet kepikir kalau punya condominium di sini. Ehh.. ternyata sekarang kesampaian. Jadi bener tuh kalau apa yang kita pikirkan di awal itu jadi nyata kalau kita memikirkannya.

Cinta Cynthia Venika pada ibunya menjadi titik balik kehidupan yang membuatnya berada di puncak kesuksesan bisnis kosmetik. (Fotografer: Daniel Kampua, Desain Grafis: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

Kejadian apa yang diinget?

Dulu tuh kalau lagi janjian ketemu sama orang, itu di satu tempat. Nah pesennya cuma minum aja. Ngobrol-ngobrol sampai selesai, terus janjian sama orang selanjutnya di situ lagi! Nambah jajan? Nggak, beli itu minum itu aja hahaha..

Bagaimana pendapat mbak Cynthia tentang anak muda yang takut untuk bermimpi?

Bermimpi itu kan nggak bayar, ya. Kalau kita untuk bermimpi aja takut, hidup ini terlalu berhaga dan singkat untuk dilewatkan. Pada dasarnya kalau manusia itu miliki banyak keinginan, semua yang kamu inginkan itu adalah hal yang ingin dicapai alias mimpi. Kalau kamu nggak berani untuk bermimpi, kamu akan hidup tapi sebenarnya nggak hidup.

Dari keinginan untuk membahagiakan orangtua, kini Cynthia Venika bisa meraih puncak kesuksesan. Pundi-pundi uang datang padanya tanpa harus bekerja ke kantor dan bersusah payah seperti dahulu. Baginya, hal tersebut adalah berkat dari Tuhan dan menjadi pengingat bahwa ia harus membuat orang lain sukses seperti dirinya. Karena bagi Cynthia, kebahagiaan dirinya adalah ketika melihat orang lain sukses dan juga merasa bahagia. Sukses selalu dan tetap rendah hati, Cynthia!

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Floria Zulvi
    Author
    Floria Zulvi
  • Floria Zulvi
    Editor
    Floria Zulvi