Sukses

Success

Eksklusif Keanon Santoso, Balapan Melatih Disiplin dan Fokus

Kredit (2)

Bintang.com, Jakarta Menggeluti dunia balap, membuat pembalap muda Keanon Santoso belajar banyak hal. Balapan, baginya bukan hanya soal adu kebut-kebutan yang memberinya kepuasan tersendiri karena memicu adrenalin. Namun dari balapan, membuat remaja berusia 16 tahun ini mendapat pelajaran paling berharga, yakni disiplin dan fokus.

*****

Keanon Santoso terjun ke dunia balap sejak usia 9 tahun. Ia mengawali karier dari balapan gokart. Ketertrikannya dengan dunia balap berawal dari ketidaksengajaan, dan setelah berkecimpung di dunia balap. Keanan mendapat kenikmatan tersendiri. Selain memacu adrenalin, dari balapan jugalah dirinya belajar disiplin dan fokus. Selain itu dengan latihan terus-menerus juga membuat kondisi fisik dan mentalnya terasah.

Berbagai kejuaran balap gokart, baik nasional dan internasional sudah diikutinya, dan sudah banyak trofi juara dikoleksinya. Setelah keterempilannya mumpuni, Keanon coba tampil di ajang balapan series Formula 4 Sout East Asia Championship musim 2016-2017 sebagi langkah awal menggapai impiannya menembus level tertinggi balap jet darat di dunia, Formula 1.

Eksklusif Keanon Santoso, Balapan Melatih Disiplin dan Fokus | foto : Deki Prayoga/Bintang.com

Kini, Keanon sedang berjuang naik ke level lebih tinggi lagi untuk segera merealisasikan cita-citanya dengan masuk F master, satu tingkat lebih tinggi di atas F4.

Dengan keahliannya, Keanon yakin dirinya bisa ikut balapan di Series Formula 1 suatu saat nanti. Keanon memiliki harapan untuk bisa merasakan ikut balapan di Formula 1 diusia 21 tahun.

Eksklusif Keanon Santoso, Balapan Melatih Disiplin dan Fokus | foto : Deki Prayoga/Bintang.com

Selain mengejar prestasi di dunia balap, Keanon Santoso juga tak mau ketinggalan pelajaran. Ia yang menilai pendidikan sama pentingnya dengan balapan, tak pernah kesulitan membagi waktu antara mengejar prestasi di dunia balap dan sekolah.

“Pembalap dituntut disiplin, fokus, dan ingin maju. Jadi kalau saya harus meninggalkan sekolah untuk ikut balapan, saya akan kejar semua mata pelajaran saya yang tertinggal,” kata remaja kelahiran Jakarta, 19 Juni 2000 yang duduk di kelas 2 SMU ini.

 

1 dari 3 halaman

Awal Mula Suka Balap

Impian Keanon bukanlah suatu hal yang mustahil menembus F1. Berhasilnya Rio Haryanto merasakan atmosfer Formula One (F1), memberinya dorongan semangat. Terlebih dengan kehadiran Max Verstappen pada usia 17 tahun dan Lance Stroll diusia 18 di ajang F1, menambah asanya untuk mencapai ajang balap selevel F1 dalam waktu cepat.

***
Bagaimana awal mulanya Anda bisa suka balapan?

Awalnya nggak tertarik dengan dunia balap, aku diajak sama teman main di rental gokart di kelapa gading. Ya sudah ikut. Pas ikut langsung tertarik, penasaran kenapa nggak bisa kencang seperti yang lain? Setelah itu hampir setiap hari ke rental, penasaran ingin terus lebih kencang.
Setelah itu ada lomba, aku ikut, ternyata aku menang dan juara satu. Sama teman aku lalu ditantang lagi, kalau mau bisa lebih kencang coba di sentul, akhirnya aku ke sentul setiap Sabtu - Minggu sejak 2010.

Aku tertarik dengan dunia balap karena adrenalinnya yang nggak bisa didapat dari apapun. Rasa kencangnya itu enak jadi ketagihan. Taktik dan strateginya suka banget dan bikin penasaran. Dari situ aku senang balapan.

Kapan Anda mulai ikut kompetisi gokart yang bergengsi?

Mulai ikut kompetisi nasional 2011 dan internasional
2012

Anda juga memiliki impian menembus F1 seperti Rio Haryanto?

Tentu, setiap pembalap pasti memiliki impian bisa masuk F1.

 

Eksklusif Keanon Santoso, Balapan Melatih Disiplin dan Fokus | foto : Deki Prayoga/Bintang.com

Bukankah menembus F1 sulit, selain skill Anda juga harus memiliki biaya besar?

Ya, untuk menembus F1 harus memiliki Super license, dan saya masih muda . masih banyak waktu bagi saya. Semoga 2018 saya bisa segera berkompetisi di F3

Target kamu masuk F1?

Saya berharap bisa di bawah usia Rio haryanto saat masuk F1, semoga usia 21 tahun saya bisa tembus F1.

Untuk bisa melangkah ke F1, apa saja yang sudah kamu persiapkan ?

Selain persiapan fisik dan terus melatih kemampuan, agar tidak seperti Rio Haryanto yang harus kecewa karena masalah biaya, maka saya harus menyiapkan koneksi dan sponsor dari sekarang. Saya tahu Rio sudah bekerja keras. Tapi dia harus berhenti balapan karena masalah biaya, itu menyedihkan buat saya.

Bagimana Anda bisa terjun ke Formula 4?

Saya pikir setiap pembalap yang mempunyai impian ke F1 harus naik tingkat. Tingkat berikutnya dari gokart adalah F4. Karena itu, saya memilih F4.

Eksklusif Keanon Santoso, Balapan Melatih Disiplin dan Fokus | foto : Deki Prayoga/Bintang.com

Kapan Anda mulai ikut Formula 4?

Tahun lalu, jadi tahun lalu nyobain F4 dan awal tahun ini mau cobain di FMaster. Di F4 saya kurang berprestasi, nilai saya kurang karena mobil saya juga kurang maksimal. Jadi kesempatan menangnya tipis.

Berbeda kalau di F Master, mobil lebih diperhatikan dan kesempatan untuk menang itu lebih besar.
Meskipun saingannya lebih berat tapi saya yakin bisa meraih banyak kemenangan di F Master.

Kapan Anda mulai bergabung di Formula Master?

Aku sudah diterima oleh tim absolute racing, tapi saat ini masih menunggu konfirmasi dari kita, karena
masih terkendala, belum dapat sponsor.

Apakah Itu adalah hal yang sama dengan yang dialami dengan Rio Haryanto?

Ya. bisa dibilang demikian. memang selain skill, balapan harus memiliki dana besar dan saya berharap
pemerintah mau memperhatikan kita, setidaknya agar kita mudah mencari sponsor . Jangan hanya bulu
tangkis, sepak bola, dan angkat beban yang jadi perhatian. Kalau dibandingkan dengan atlit lain kita
juga nggak beda kok, latihan fisik latihan mental cukup keras dan juga bisa mengharumkan nama bangsa,
contohnya adalah Rio Haryanto, orang pertama di indonesia yang bisa menembus F1.

Sambil menunggu masuk F Master, Aktivitas apa yang kamu lakukan?

Latihan Gokart terus, takut feeling akan hilang dan juga ikut-ikut touring mobil buat isi waktu biar
nggak bosan.

2 dari 3 halaman

Antara Sekolah dan Balap

Selain mengejar prestasi di dunia balap, Keanon Santoso juga tak mau ketinggalan pelajaran. Ia yang menilai pendidikan sama pentingnya dengan balapan, tak pernah kesulitan membagi waktu antara mengejar prestasi di dunia balap dan sekolah.

***

Selama balapan, pernah mengalkami kecelakaan serius?

Kalau saya kecelakaan jarang yah. Selama enam tahun balapan saya tidak pernah mengalami kecelakaan yang serius, dan setiap kecelakaan  berusaha nggak saya ingat karena takut nanti nanti mengggangu konsentrasi dan menjadi trauma.

Bagaimana cara Anda mengatur waktu antara balap dan sekolah?

Pembalap dituntut disiplin, fokus, dan ingin maju. Jadi kalau saya harus meninggalkan sekolah untuk ikut balapan, saya akan kejar semua mata pelajaran saya yang tertinggal

Eksklusif Keanon Santoso, Balapan Melatih Disiplin dan Fokus | foto : Deki Prayoga/Bintang.com

Bagaimana peran orangtua Anda dalam karier balap?

Orang tua sangat mendukung saya, terutama memberikan dukungan moral dan mental. Mami dan papi hampir selalu datang dalam setiap balapan dan hal itu sebuah dukungan yang luar biasa buat saya

Apakah Anda sudah punya pacar, menggangukah terhadap karier Anda ?

Aku lebih fokus ke balap dan sekolah, tapi kalau ada, yah nggak apa-apa juga, buat motivasi.

Eksklusif Keanon Santoso, Balapan Melatih Disiplin dan Fokus | foto : Deki Prayoga/Bintang.com

Anda punya modal untuk masuk dunia hiburan, tertarik main film atau sinetron?

Aku ingin fokus balapan. Tapi kalau ada kesempatan kenapa enggak dicoba juga asal enggak mengganggu balapan

Tips dari Anda bagi yang ingin terjun ke dunia balap, mobil khususnya?

Harus cinta balap, cinta dengan mobil. Yang pasti ada niat untuk fokus, disiplin dan balap adalah olaharaga yang cukup ganas jadi ada niat untuk jadi yang paling ganas dalam artian selalu menjadi yang terdepan.

 

0 Komentar

Belum ada komentar