Sukses

Sex & Health

3 Kunci Buat Kamu yang Maag, Supaya Perut Nggak Perih Lagi

Bintang.com, Jakarta Maag atau yang disebut juga gastritis, sebenarnya bukan penyakit yang sangat berbahaya. Selama kamu tahu cara menanggulanginya. Sebagian orang memilih untuk minum obat setiap kali sebelum makan. 

Tapi, karena minum obat maag terus-menerus nggak baik juga buat kesehatan, sebagian orang mensiasatinya dengan jadwal makan. Makanya, banyak orang yang saling mengingatkan jangan sampai telat makan. 

Soalnya, kalau maag sudah kambuh, rasanya pasti sangat perih. Nggak makan, perut tambah sakit. Kalau makan juga nggak enak karena perut masih terasa perih. 

Supaya nggak kambuh, banyak juga orang yang memilih untuk ngemil supaya perut terus terisi, meskipun belum makan nasi. Tapi, ini justru bikin kamu jadi gemuk dan timbul masalah kesehatan lainnya. Lebih baik, kamu pakai 3 cara ini, supaya perut nggak perih dan maag nggak kambuh lagi. 

1 dari 4 halaman

Harus Tahu Penyebabnya

Banyak orang mengira, maag timbul akibat kamu telat makan. Padahal, dilansir dari Univeersity Health News, maag disebabkan adanya infeksi. Nah, tibulnya infeksi ini gara-gara ada bakteria Helicobacter pylori atau biasa disebut H. Pylori. 

Kamu memang harus waspada dengan maag. Karena kalau nggak ditangani atau dibiarkan begitu saja, lama-lama bisa parah dan jadi kanker! 

2 dari 4 halaman

Bukan dengan Ngemil dan Obat, Begini Cara Hilangkan Bakteri H. Pylori

Jangan konsumsi terlalu banyak obat anti maag. Menurut sumber yang sama, kamu lebih baik mencari obat yang bisa membunuh bakteri H. Pylori. Tapi sebelum itu, kamu harus ke dokter dulu untuk melakukan tes apakah memang ada bakteri tersebut. Setelah itu, kamu akan diberikan antibiotik dan beberapa obat lain untuk mengobati infeksi tersebut.

 

 

3 dari 4 halaman

Obat Herbal dan Natural

Kamu juga bisa menggunakan obat herbal yang mengandung probiotik dan bahan antibakteria. Beberapa studi, tulis University Health News, juga menunjukkan beberapa tanaman obat juga bisa mengobati maag. Seperti ekstrak bawang putih. 

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Karla Farhana
    Author
    Karla Farhana
  • Karla Farhana
    Editor
    Karla Farhana