Sukses

Sex & Health

Bahaya, 3 Efek Negatif dari Operasi Besarkan Bokong

Bintang.com, Jakarta Meski banyak cara naturan untuk memperbesar bokong, namun banyak cewek yang memilih jalan pintas. Jutaan bahkan puluhan juta pun rela melayang buat keindahan bokong. Mulai dari suntik, hingga operasi bokong implan menjadi pilihan mereka. 

Namun, banyak cewek yang nggak sadar kalau segala hal yang nggak natural pasti punya kelemahan. Memang, pada awalnya, kamu akan memiliki bokong yang lebih besar dan kencang. 

Tapi, di setiap tindakan operasi pasti ada risiko yang harus ditanggung, sekecil apa pun itu. Salah satunya, usai operasi, kamu mesti merasakan sakit terlebih dahulu hingga luka paska operasi pulih. 

Terlepas dari efek sampingnya itu, kamu sebenarnya bebas-bebas saja memilih jalan pintas atau cara apa pun untuk mendapatkan bokong yang indah. Tapi, kamu mungkin peru tahu beberapa risiko dan efek samping dari Brazilian Butt Lifts dan Butt Implant. 

1 dari 4 halaman

Infeksi

Brazilian Butt Lift atau penambahan lemak yang diambil dari bagian tubuhmu yang lain untuk dipindahkan ke bagian bokong memang sudah lama digandrungi banyak cewek. Selain hasilnya bagus, dan jarang menimbulkan alergi. Tapi, tetap saja ada risiko besar yang bisa saja terjadi. Salah satunya infeksi akibat operasi tersebut. 

2 dari 4 halaman

Pendarahan

Selain Brazilian Butt Lift, juga ada Butt Implants yang menggunakan silikon. Nah, penggunaan silikon ini tentu saja berbahaya buat kesehatan. Soalnya, silikona biar bagaimana pun merupakan barang asing yang dimasukkan ke dalam tubuhmu. Tubuhmu bisa saja bereaksi berbeda usai dipasang implan. 

Selain itu, bisa saja terjadi pendarahan, yang membuatmu harus kembali menjalani operasi kedua atau kesekian kalinya untuk menghentikan pendarahan tersebut. 

3 dari 4 halaman

Bocor!

Selain pendarahan, kemungkinan lainnya adalah timbulnya cairan di sekitar implan yang sudah dimasukkan ke dalam tubuhmu. Cairan ini bisa saja bocor melalui sela-sela bekas jahitan. Untuk menghentikan kebocoran ini, lagi-lagi kamu harus menjalani operasi sekali lagi. Repot dan mahal banget, kan?

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Karla Farhana
    Author
    Karla Farhana
  • Karla Farhana
    Editor
    Karla Farhana