Sukses

Sex & Health

Kencangkan Otot Vagina Pakai Laser, Amankah?

Bintang.com, Jakarta Usai melahirkan, kehidupan kamu dengan keluarga kecilmu pasti sudah nggak sama lagi. Pekerjaan menjadi lebih banyak. Kamu pun jadi tambah lelah. Tapi, meskipun kamu kini sudah menjadi ibu, jangan lupa untuk tetap menjadi istri. 

Hubungan romantis dengan suami tetap harus kamu jaga. Salah satu caranya, dengan melakukan hubungan seks yang panas dan romantis. Masalahnya, banyak keluhan dari ibu-ibu muda yang katanya, nggak lagi merasa puas seperti dahulu. 

Sebagian dari mereka nggak lagi mudah mencapai orgasme. Keluhan lainnya justru datang dari suami. Berkurangnya kepuasan ini sebenarnya, dilansir dari Majalah Elle, dikarenakan adanya perubahan otot pada vagina usai melahirkan. 

Otot menjadi mengendur. Tentu saja, ini memengaruhi kenikmatanmu saat bercinta. Juga kenikmatan yang dirasakan sang suami. Sementara bercinta bukan cuma soal kepuasan sepihak, kan? 

Banyak cewek yang kemudian menjalani berbagai treatment untuk mengembalikan kekencangan otot daerah kewanitaan. Demi menjaga kebersamaan dan keharmonisan rumah tangga, segala cara mereka jalani. Termasuk Vaginal Rejuvination. 

1 dari 3 halaman

Laser Treatment

Dilansir dari Prevention, teknik laser vaginal rejuvination ini merupakan pemebedahan atau operasi vagina. Tujuannya, meremajakan atau mengembalikan elasitas otot dan dinding vagina. 

Alatnya merupakan laser atau juga disebut dengan LVR. Sebenarnya, teknik ini sudah lama ada. Pasalnya, pertama kali LVR diciptakan tahun 2006 oleh The Women's Wellness Institute of Dallas yang kantornya berada di Amerika Serikat. 

Secara garis besar, dokter akan menggunakan LVR untuk meningkatan tonus, kekuatan dan kontrol vagina secara efektif. Penggunaan LVR ini jiga bisa mengecilkan diameter vagina bagian dalam dan luar. 

 

2 dari 3 halaman

Amankah Buat Kesehatan?

LVR merupakan operasi. Bagaimanapun, mereka melakukan pembedahan. Sebagian cewek merasa LVR bisa meningkatkan keharmonisan rumah tangga mereka. Tapi sebagian cewek justru merasa LVR justru 'merusak' organ intim mereka. 

Seperti yang ditulis Suzannah Weiss di majalah Elle dengan judul "I Got Six Shots in My Vagina in the Name of 'Empowerment'" Weiss bercerita kalau dia melakuan 6 kali vaginal rejuvination dan pada akhirnya mengalami pendarahan. 

Sebelumnya, pada tindakan pertama di sebuah spa demi mengencangkan otot vagina dan mendapatkan orgamsme lagi. Menurutnya, pada saat dilaser, ada rasa sakit sedikit, tapi masih bsia ditahan. Usai tindakan pertama, dia masih merasakan perbedaan yang nggak nyaman pada area kewanitaannya. 

Begini caranya agar kehidupan seks kamu dan suami tetap menyenangkan. (Sumber Foto: Shutterstock/TheList)

Meskipun sudah melakukan LVR, dia nggak puas juga. Bahkan, orgasme yang dia alami nggak lagi sehebat dahulu. Terapis Weiss di spa tersebut menyarankan untuk melakukan shot yang kedua. Hingga akhirnya dia melakukan LVR 6 kali. 

Menurutnya melakukan LVR untuk memuaskan orang lain, dengan cara 'merusak' diri sendiri nggak worth it. Masih ada banyak cara untuk mengencangkan otot vagina dan juga memuaskan pasangan dan diri sendiri. Salah satunya dengan melakukan olahraga kegel dan juga mempererat hubungan kasih sayang dengan sang suami. 

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Karla Farhana
    Author
    Karla Farhana
  • Karla Farhana
    Editor
    Karla Farhana