Sukses

Sex & Health

Sebelum Pilih Program KB, Ini 4 Hal yang Harus Kamu Tahu

Bintang.com, Jakarta Program 2 anak lebih baik mungkin nggak dipegang teguh setiap keluarga. Tapi, mengikuti program keluarga berencana atau KB itu sangat penting, lho! 

Ada banyak alasannya. Antara lain, faktor usia dan juga kaitannya dengan risiko kesehatanmu. Soalnya, hamil di bawah usia 18 tahun, atau di atas 35 tahun itu sangat berisiko bagi ibu hamil. 

Menunda hingga si kecil berusia 2 tahun itu merupakan pilihan yang paling baik. Soalnya, ibu yang hamil terlalu dekat bisa saja mengalami gangguan kesehatan. Begitu juga dengan risiko pada saat melahirkan. 

Tapi, ada begitu banyak jenis KB yang bisa kamu pilih. Banyak orang menyarankan untuk menggunakan KB non-hormonal supaya nggak pusing dengan perubahan hormo yang terjadi dalam tubuh. Tapi, ada juga yang mengatakan KB hormonal lebih enak. Nah, yang mana sih yang sebaiknya kamu pilih?

1 dari 5 halaman

Pilih Sesuai Tujuan

Menurut dr. Boyke Dian Nugraha, ada dua jenis KB secara umum. Pertama, KB yang hanya untuk menjarangkan kehamilan atau memberi jarak, dan juga KB untuk selamanya. Nah, kamu harus memilih dulu di antara dua pilihan ini, sesuai dengan apa yang diingankan dirimu dan suami. Juga, sesuai dengan kondisi kesehatanmu, ya. 

2 dari 5 halaman

KB Spiral

Salah satu KB non-hormonal adalah spiral. Namun, menurut dr. Boyke, 3 dari 100 cewek yang menggunakan KB ini hamil. Jadi, KB ini nggak bisa 100 persen melindungi dirimu dari adanya pembuahan. Tapi, KB ini nggak akan memengaruhi hormonmu. 

3 dari 5 halaman

KB Suntik

KB suntik merupakan KB hormonal. Dibandingkan dengan spiral, suntik ini memengaruhi hormon dalam tubuhmu. Selain itu, efek sampingnya, berat tubuhmu meningkat. Karena ini KB hormonal, beberapa cewek mengalami stop menstruasi untuk sementara dan bisa terjadi penggumpalan darah. 

4 dari 5 halaman

KB Pil

KB pil juga termasuk KB hormonal. Tapi, kamu harus terus mengonsumsi pil ini selama kamu belum mau hamil. Tapi risikonya, kalau kamu lupa mengonsumsi, kehamilan bisa terjadi. Jadi, jenis KB seperti apa yang kamu butuhkan? Jangan lupa untuk berdiskusi dengan dokter kandunganmu bersama sang suami juga, ya!

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Karla Farhana
    Author
    Karla Farhana
  • Karla Farhana
    Editor
    Karla Farhana