Sukses

Relationship

Cowok Lebih Nelangsa dari Cewek Saat Putus Cinta, Ini 7 Alasannya

Bintang.com, Jakarta Putus cinta itu biasa bagi setiap orang yang berani-beraninya mempercayakan hati pada orang lain, seakan mereka nggak akan pernah menyakitinya. Perih, memang. Tapi mungkin di situlah seninya jatuh cinta; merasakan putus cinta dan patah hati.

Nggak cewek, nggak cowok, nggak ABG, nggak orang dewasa, patah hatinya putus cinta bisa dirasakan oleh semuanya tanpa memandang umur dan jenis kelamin. Yang membedakan antara satu dengan lainnya adalah bagaimana cara mereka menghadapi momen putus cinta tersebut. 

Cara menghadapi momen putus cinta pada setiap orang bisa berbeda, antara cewek dan cowok pun bisa berbeda. Yang cewek, galau-galau sedikit aja mah pasti. Cewek juga nggak segan menunjukkan rasa sedihnya ketika itu. Kelihatannya lemah, tapi sebenarnya cewek itu kuat menghadapi putus cinta. Beda sama cowok yang justru lebih nelangsa.

Saat merasakan putus cinta, siklus kesedihan antara cewek dan cowok berbeda. Kalau cewek sedihnya di awal, kalau cowok sedihnya menyusul! Makanya saat putus cinta, cowok-cowok sebenarnya malah lebih nelangsa daripada cewek. Ini nih penyebabnya:

1 dari 8 halaman

Cowok menganggap putus cinta itu sebuah momentum kebebasan

Ilustrasi relationship. (Foto: pexels.com)

Sampai akhirnya dia merasa kehilangan.... Berbalik deh posisinya.

2 dari 8 halaman

Mereka juga nggak terbuka soal perasaannya

Ilustrasi relationship. (Foto: pexels.com)

Ada satu bagian di mana dia merasa "dituntut" untuk mengalah sama pasangannya, termasuk ketika pasangannya minta putus. Bisa jadi dia pikir, "ya sudah kalau kamu bahagianya begitu. Aku nggak apa-apa", kemudian sakit hati sendiri.

3 dari 8 halaman

Biasanya juga cowok-cowok merasa gengsi untuk mempertahankan

Ilustrasi relationship. (Foto: pexels.com)

Nggak mau dibilang mengemis cinta. Padahal mengemis sama mempertahankan beda, ya.

4 dari 8 halaman

Rindu pun mereka akan diam saja

Ilustrasi relationship. (Foto: pexels.com)

Lagi-lagi, gengsi yang membuat mereka nggak berbuat apa-apa untuk mengungkapkan perasaannya. Jadi kalaupun beraktivitas di satu lingkungan, beraninya mandangin dari jauh aja sambil merasakan hati teriris-iris.

5 dari 8 halaman

Kalau mantannya sudah kelihatan sama cowok lain, baru dia akan merasakan penyesalan

Ilustrasi relationship. (Foto: pexels.com)

Tapi, ya, tahu kan kalau penyesalan nggak berarti apa-apa?

6 dari 8 halaman

Cowok baru merasakan kesedihan setelah nggak ada lagi yang bisa diperbuatnya

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Brooke Cagle)

Atas alasan inilah mungkin kamu sering banget ketemu cowok, atau punya temen cowok yang memilih lama jomblo karena belum bisa move on dari mantannya. Karena ini. Karena sebetulnya mereka menyimpan penyesalan.

7 dari 8 halaman

Susah cari pengganti yang tepat lagi

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Ethan Sykes)

Cowok kalau sudah susah move on, bakal susah juga cari pacar baru lagi dan menjalin hubungan yang serius seperti sebelumnya lagi. Sebab orientasi mereka masih tertuju pada mantannya, jadi cari pacar baru pun pasti dibanding-bandingkan dengan mantan. 

Beda, ya, sama cewek. Kalau cewek putus cinta, mungkin saat putus mereka terlihat galau segalau-galaunya, tapi begitu mereka bangkit, mereka nggak akan lagi tuh menengok masa lalu bersama si mantan dengan perasaan sedih seperti cowok. Gitu kan, girls?

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • fitriandiani
    Author
    fitriandiani
  • fitriandiani
    Editor
    fitriandiani