Sukses

Relationship

8 Mitos Menyesatkan Tentang Balikan Sama Mantan

Bintang.com, Jakarta Balikan sama mantan memang nggak ada yang larang. Nggak dosa, dan nggak melanggar hukum juga. Apalagi, kalau kamu percaya bahwa setiap hal berhak dapat kesempatan kedua. Siapa tahu kali ini kamu dan si mantan sudah lebih baik, ya kan?

 

Nggak salah kalau kamu mau balikan sama mantan, yang salah adalah kalau kamu balikan denga alasan yang naif. Saat mencoba yang kedua kali, justru harusnya kamu semakin realistis, lho.

Alasan-alasan naif untuk balikan sama mantan itu akan menyesatkan kamu dalam perjalanan membangun hubungan kembali dengan si dia, setelah sebelumnya sempat terhenti. Kamu jangan percaya begitu saja kalau "balikan" adalah freepass untuk menuju sesuatu yang lebih baik. Sebab, untuk membuat hubungan yang lebih baik itu tetap butuh usaha dari kamu dan si dia.

Kamu tentu nggak mau kan alasan-alasan yang membuat kalian berpisah kemarin terulang lagi sekarang, dan membuat hubungan kali ini berakhir sama seperti kemarin? Makanya, jangan terbuai sama mitos-mitos ini kalau kamu balikan sama mantan ya!

 

1 dari 9 halaman

1. Dia bukan dia yang dulu lagi

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Arkady Lifshits)

Lah, mantanmu itu sudah berubah jadi power ranger atau gimana kok bukan dia yang dulu lagi?

2 dari 9 halaman

2. Kali ini pasti hubungan kita lebih baik

Ilustrasi relationship. (Foto: pexels.com)

Kemungkinan untuk jadi lebih baik itu pasti ada, tapi nggak ada yang bisa menjaminnya dari awal. Itu hanya akan terbukti seiring berjalannya waktu.

3 dari 9 halaman

3. Nggak ada yang bisa cinta aku kayak dia yang cinta banget sama aku

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Ariana Prestes)

Ini sih kamu dibutakan cinta. Hati-hati lho, hmm..

4 dari 9 halaman

4. Dia nggak sempurna, tapi aku juga begitu kan? Jadi nggak ada salahnya

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Toa Heftiba)

Kekurangan bukan excuse untuk saling menoleransi. Kekurangan akan tetap jadi kekurangan yang terkadang menyusahkan, selama kamu dan pasangan nggak merasa terpacu untuk memperbaikinya.

5 dari 9 halaman

5. Ngapain buang waktu untuk cari yang lain kalau ada yang dekat menantiku?

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Ryan Franco)

Kamu aja yang malas!

6 dari 9 halaman

6. Kita sudah saling mengenal, jadi nggak perlu lagi buang waktu kenalan dari awal lagi

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Pablo Heimplatz)

Banyak banget yang balikan dengan alasan kayak gini, apalagi kalau pacarannya sudah bertahun-tahun.

7 dari 9 halaman

7. Keluarga sudah saling tahu, hubungan ini pasti yang terbaik

Ilustrasi relationship. (Foto: pexels.com)

Nggak mentang-mentang keluarga kalian sudah saling tahu lantas hubungan kalian adalah yang terbaik. Kalau yang menjalani merasa nggak begitu baik, ya gimana?

8 dari 9 halaman

8. Sudah putus, balik lagi. Ini pasti yang namanya jodoh

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Kaci Baum)

Nggak semua yang balikan setelah putus itu artinya mereka jodoh, kadang artinya karena keduanya nggak mampu melihat dunia lebih luas dan menemukan kesempatan lain, kadang juga artinya keduanya nggak berani mengambil keputusan untuk melangkah pergi. Makanya bukannya segera ketemu jodoh, malah balikan lagi sama mantan.

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • fitriandiani
    Author
    fitriandiani
  • fitriandiani
    Editor
    fitriandiani