Sukses

Relationship

Curhat Pembaca: Dia Menghilang Habis Ditanya Soal Status

Bintang.com, Jakarta Dari: Nurul Pratiwi

Hai ka, aku Tiwi

Aku suka cowo udah 2 tahunan. Pertama kita kenal dr temenku, terus kita awalnya pernah chatan. Tapi abis itu dia ngilang. Disitu posisinya kita beda kota soalnya masih sama sama kuliah. Tahun 2016 akhir, dia dateng lagi nanyain kabar aku. Tapi lagi - lagi dia ilang ilangan gitu. Aku mulai mikir untuk mundur aja sama dia. Seiring waktu, aku bisa ngelupain dia. Aku enjoy sama hidup ku. Tahun 2017 aku lulus kuliah dan aku balik lagi ke kota asalku. Sebulan setelahnya dia ada lagi ngehubungin aku. Awalnya aku respon seadanya. Tapi akhirnya aku luluh. Aku coba lagi sama dia. Dan kali ini dia gak ilang ilangan. Sering kasih kabar, sering jalan bareng. Ya mungkin ini proses pdkt. Kita udah jalan 2 bulan, dan sampai akhirnya kita kaya nyatain perasaan gitu. Tapi yg bikin aku ga paham dia bilang sayang tapi ga mau pacaran. Alasannya klasik banget, dia belum siap pacaran. Tapi dia udah bahas masa depan gitu sama aku. aku bingung, mau gak baper tapi aku baper. Aku kaya dikasih harapan gitu. 3 kali aku bahas hal kaya gini. Aku nanyain kepastian, aku nyuruh dia yakinin aku meskipun ga pacaran ada alternatif lain gak biar aku bisa yakin ke dia. Tapi dia bilang gatau caranya gimana. Nyampe aku curhat ke temenku dan nyuruh aku buat nanyain lagi ke dia untuk mastiin dia serius apa nggak sama aku. Dan ketika aku nanyain masalah ini untuk yang ketiga kalinya dia tiba tiba bete gitu. Kaya ga mau bahas lagi. Well skrg dia gaada ngehubungin aku. Udah 4 hari setelah kejadian itu dia gada ngehubungin. Yang pengen aku tanya apa diaa ga ngehubungin aku karna mau minta waktu buat mikirin kata2 ku? Atau dia ada niatan buat ninggalin aku lagi? Fyi dia gamers, cuek, emang basic nya ga suka chatan, dan setau aku dia gada deket sama cewe lain. Dia bilang kalo aku cewe pertama yang dikenalin ke temen2nya. Dia sering ngajak aku ngumpul bareng temennya. Katanya biar aku kenal sama lingkungannya.Mohon jawabannya ka, thankyou :)

***

Dear Tiwi,

sekarang ini, apa yang sedang kamu cari untuk perjalanan asmaramu? Apakah kamu sedang menginginkan hubungan yang serius? Atau setidaknya, ingin hubungan yang mengarah ke jenjang lebih serius? Jika benar begitu inginmu, berarti kamu tidak bisa bersamanya. Kamu tentu tidak sebuta itu kan untuk melihat kalau dia tidak bisa memberimu kepastian soal status?

Apa yang kamu cari, tidak bisa kamu temukan di dia saat ini. Kamu tahu itu. Kalau kamu terus mencari yang tidak ada, kamu akan tersiksa. So, memang sebaiknya memang kamu tidak berharap lebih ke dia.

Jika kamu ingin sekadar have fun, butuh teman ngobrol, butuh seseorang untuk mengisi kekosongan tanpa ada keinginan serius, mungkin sekarang ini kamu bisa tetap dengannya.

Dia yang menghilang sejak kamu pertanyakan itu, pastilah ada hubungannya. Kamu tidak salah kok jika mencari jawaban soal ini, tapi dia pun tidak salah jika tidak bisa menjawabnya. Kamu dan dia, sama-sama benar. Hanya saja, kalian tidak memiliki visi misi yang sama ke depannya. 

Kalau dia menginginkanmu, dia pasti akan melakukan apapun agar kalian tetap bersama, dia pasti akan berusaha menjagamu agar tetap di sisinya. Kalau dia bilang dia menginginkan itu tapi dia tidak bisa melakukan apa-apa, sebaiknya kamu tidak percaya. 

Sekali lagi, masalahnya di sini hanya kalian memiliki visi misi yang berbeda untuk saat ini dan ke depannya. Tidak ada yang perlu memaksakan. Kalau kamu ngotot ingin bersamanya, kamu harus bisa terima kalau dia tidak bisa memberimu kejelasan. Kalau kamu tidak bisa, silahkan cari di orang lain. Sebetulnya solusinya hanya sesimpel itu, kalau kamu bisa lebih mengandalkan logika ketimbang hati.

Kamu tahu mana yang terbaik untukmu, Tiwi. Selamat berjuang, semoga segera menemukan jawabannya. :)

 

 

***

Punya masalah percintaan yang bikin galau? Curhatin aja! Kirim curhatanmu ke redaksi@bintang.com. Jangan lupa tulis subject emailnya: CURHAT PEMBACA BINTANG, ya. Curhatanmu akan dijawab dan kamu bisa lihat jawabannya di www.bintang.com/relationship. Ditunggu!

Tulis Komentar (5)

Kredit

  • fitriandiani
    Author
    fitriandiani
  • fitriandiani
    Editor
    fitriandiani