Sukses

Relationship

Curhat Pembaca: Dulu Dia Mengerti, Kenapa Sekarang Mengeluh?

Bintang.com, Jakarta Dari: Armitha Mitha

Halo semuanya nama saya dewi, pacar saya sebenarnya baik hanya saja dia selalu sibuk dengan temannya, akhir-akhir ini kami selalu bertengkar karena dia jarang punya waktu untuk saya, saya heran apakah dia masih sayang atau tidak padahal dalam jangka waktu kami sudah memutuskan untuk menikah tetapi sekarang hubungan kami sudah hampir dibatas perpisahan, saya bingung saya tidak tau apakah dia sudah tidak sayang lagi sekarang dia sudah berubah dulu kalau saya marah dia pasti mengerti saya memang emosian sekarang dia malah balik marah atau mungkin dia sudah mau pisah dan tidak ingin menikah makanya dia berubah begitu dan jujur saja saya memang sangat posesif. Mohon sarannya saya bingung mau bersikap bagaimana karena posesif cemburuan emosian udah sifat saya dari dulu, dulu aja dia ngerti sekarang kok malah ngeluh. Makasih

***

Dear Armitha,

Sebelumnya, coba kamu jawab dan renungkan jawabanmu; apakah sifat emosian, posesif, dan cemburuan itu baik? Apakah ketiga sifat itu baik untuk hubungan?

Sejujurnya, ketiga sifat itu adalah pembunuh perasaan terbesar dalam hubungan. Seharusnya kamu sadar itu sejak awal, dan segera memperbaikinya. Kalau cuma sadar dan kamu cuma berharap pacarmu bisa memakluminya dari waktu ke waktu, itu sama saja kamu membiarkan hubunganmu berjalan menuju jurang kehancuran. 

Cinta dan komitmen itu butuh dirawat bersama, Armitha. Kamu tidak bisa menuntut dia untuk selalu mengerti kekurangan kamu sementara kamu tidak berusaha mengubah itu. Seperti kamu hanya menuntut dia tapi tidak memberikan apa-apa untuknya. Segala hal dalam hubungan harus berjalan dengan seimbang. 

Mungkin pacarmu sudah lelah menghadapimu dengan sifat-sifat itu. Apalagi kamu bilang, kalian sudah berencana mau menikah. Kalau mau menikah itu, justru kalian harus membuka mata lebar-lebar melihat kenyataan. Menjelang menikah, tidak perlu lagi mencari-cari pembenaran untuk menerima kekurangan, yang penting adalah sejauh mana kalian bisa sama-sama berusaha memperbaikinya.

Coba bayangkan kamu ada di posisinya, apa kamu tidak lelah menghadapi pasangan yang bersifat seperti itu? Apa kamu tidak jadi berpikir dua kali untuk menikahi orang yang emosian, cemburuan, dan posesif?

Jangan cuma mau dimengerti, belajarlah untuk mengerti. :)

 

 

***

Punya masalah percintaan yang bikin galau? Curhatin aja! Kirim curhatanmu ke redaksi@bintang.com. Jangan lupa tulis subject emailnya: CURHAT PEMBACA BINTANG, ya. Curhatanmu akan dijawab dan kamu bisa lihat jawabannya di www.bintang.com/relationship. Ditunggu!

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • fitriandiani
    Author
    fitriandiani
  • fitriandiani
    Editor
    fitriandiani