Sukses

Relationship

Naksir Sahabat Sendiri Bikin Galau, Harus Gimana dong?

Bintang.com, Jakarta Cinta hadir dengan terbiasa, kadang-kadang berlaku juga pada mereka yang menjalin persahabatan dengan lawan jenis. Ya, awalnya teman, lalu akrab, lalu nyaman, jadi sohib banget, eh lama-lama kok baper, ya?

Sayangnya jatuh cinta sama sahabat sendiri itu nggak selalu menyenangkan, malah seringkali menyebalkan. Alih-alih merasa dimudahkan karena yang kamu cintai adalah orang terdekatmu sendiri, yang ada kamu malah jadi bimbang karena ada di posisi yang serba salah.

Saat kamu jatuh cinta pada sahabatmu sendiri, nggak ada pilihan yang mudah. Untuk membiarkan perasaanmu terus hadir dan membesar sampai ia tahu, tapi belum tentu dia juga punya perasaan yang sama seperti kamu. Kalau didiamkan, kamu juga akan menderita kalau mendengar dia cerita tentang cewek lain yang dia taksir. Jadi seharusnya bagaimana?

Well, hidup selalu tentang pilihan. Kadang, kamu ditantang untuk berani ambil risiko yang besar demi mendapatkan peluang yang besar pula. Tinggal kamu timbang-timbang setiap opsi yang kamu pilih, apakah yang kamu dapatkan akan setimpal dengan risiko besarnya atau malah lebih besar risikonya daripada keinginan hatimu itu?

Jatuh Cinta sama Sahabat Bikin Galau...

Pikirin baik-baik, kalaupun bisa jadian apa kalian bisa terus pertahankan hubungan itu?

Suka duka naksir sahabat sendiri. (Foto: pexels.com)

Sebab kalau gagal, kamu bukan cuma akan kehilangan pacar tapi juga sahabat.

Suka duka naksir sahabat sendiri. (Foto: pexels.com)

Walau dasarnya sahabat, tapi ketika pacaran pasti beda karena ada bumbu-bumbu perasaan memiliki.

Suka duka naksir sahabat sendiri. (Foto: pexels.com)

Jadi bingung kalau mau cerita tentang dia karena teman-teman akrabmu adalah teman-teman akrabnya.

Suka duka naksir sahabat sendiri. (Foto: pexels.com)

Baik buruknya hubungan kalian bakalan berimbas ke pertemanan kalian dengan yang lain juga.

Suka duka naksir sahabat sendiri. (Foto: pexels.com)

Memang bikin galau luar biasa, persahabatan kalian akan jadi taruhannya. Tapi cinta selalu layak diperjuangkan kan?

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • fitriandiani
    Author
    fitriandiani
  • fitriandiani
    Editor
    fitriandiani