Sukses

Viral

Kasus Bully di Gunadarma, Mahasiswa Adakan Diskusi di Kelas-kelas

Bintang.com, Jakarta Kasus bully di Gunadarma telah menjadi viral beberapa hari ini, lantaran sebuah video rekaman aksi tersebut diunggah ke Instagram. Dalam video berdurasi pendek itu, terlihat sekelompok mahasiswa Gunadarma yang mengganggu MF, mahasiswa dari fakultas Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) Gunadarma angkatan 2016. 

MF, yang diketahui memiliki kebutuhan khusus, tak terima dengan perlakukan teman-temannya. Dia lantas melempar tong sampah ke beberapa mahasiswa yang ada di sana. Video ini menjadi viral dan kasus bully kembali diangkat. 

Salah satu mahasiswi dengan jurusan yang sama, angkatan 2015, Firsta Angelika, mengatakan kasus ini sebenarnya sudah lebih dulu didengar pihak BEM. "Awalnya yang tahu (kejadian) itu angkatan 2015, sebenarnya. Kami punya grup Line, dan di dalamnya juga ada BEM per fakultas. Kami kemudian langsung urus ke BEM. Rencananya, kami akan mengumpul Senin, di Kampus E," katanya kepada Bintang.com, Selasa (18/7). 

Kasus bully di Gunadarma yang tengah menjadi viral ini pun kini mendapatkan perhatian dari para alumninya. (Foto: Istimewa)

Namun sayang, Firsta mengatakan, berita mengenai kasus bully terhadap MF ternyata sudah terlanjur menyebar dan menjadi viral, sebelum pihak kampus dan BEM per fakultas menanganinya. Firsta mengatakan, pihak BEM lantas menyerahkan kasus ini kepada Wakil Dewan Fakultas mereka. 

"Sudah ada follow up, jadi pelakunya sudah datang ke rumah MF untuk meminta maaf dan akan dikenakan sanksi berat. Ada kemungkinan DO, karena pada saat mahasiswa baru masuk, pihak kampus memberikan aturan yang salah satunya menyatakan mahasiswa yang melakukan bully akan dikeluarkan dari kampus," jelas Firsta

Petisi tersebut bertajuk “Tegakkan Keadilan Bagi MF Mahasiswa Difabel Korban Bullying di Universitas Gunadarma.” (Foto: Istimewa)

Meskipun sudah ditangani, Firsta menambahkan, Himpunan Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) Gunadarma tak tinggal diam. Mereka akan bersama-sama mahasiswa lain untuk mendukung MF dengan cara mengadakan diskusi-diskusi di berbagai kelas. "Sebenarnya lebih ke ngobrol, diskusi, dan pengarahan. Tujuannya ya, agar kejadian ini nggak terulang lagi," katanya. Firsta hingga saat dihubungi Bintang.com  melalui telepon belum bisa memastikan kapan diskusi ini akan mereka jalani. "Secepatnya, minggu-minggu ini," tandasnya. 

 

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Karla Farhana
    Author
    Karla Farhana
  • Karla Farhana
    Editor
    Karla Farhana