Sukses

Viral

Lebih Mirip Laki-laki, Patung Ibu Menyusui Ini Juga Bikin Geger

Bintang.com, Jakarta Beberapa waktu lalu masyarakat dunia maya sempat dihebohkan dengan kemunculan patung macan di Koramil 1123 Cisewu, Garut, Jawa Barat. Banyak meme yang mem-bully patung tersebut lantaran patung itu terlihat tidak sangar sama sekali, malah lebih terlihat menggemaskan.

Pada akhirnya patung macan tersebut memang dibongkar lalu diganti dengan patung macan dengan wajah yang lebih sangar. Tapi, tahukah kamu bahwa sebelum itu semua ada satu patung yang juga lebih mengegerkan lagi. Patung serang ibu menyusui yang diletakkan di Rumah Sakit (RS) Ibnu Sutowo Baturaja, Ogan Komering Ulu jadi perbincangan netizen pada awal Juni 2016 lalu.

Apa yang salah dengan patung tersebut? Coba kamu lihat saja foto patung tersebut dan tengok suami serta istri atau ibu yang lagi menyusui tidak jauh berbeda, kan? Itulah yang menjadi pembahasan netizen, mereka menganggap bahwa patung sang ibu menyusui lebih mirip laki-laki.

"Sumpahh, gue sejak lahir ampe dah sekarang bolak balik lewat depan rumah sakit inih baru sadar kalau itu tokoh yang jadi ceweknyo lanang (laki) :v #‎jangan_suudzon‬ #‎positivethingking.‬ Mungkin dia tu Tomboy,” tulis pemilik akun Dita Putri Andiani.

Jauh sebelum patung macan Cisewu, patung ibu lagi menyusui ini terlebih dulu dibully netizen. Ibu yang lagi menyusui kok mirip laki-laki ya? (Foto: Facebook)

Namun rasanya tidaklah heran jika banyak netizen yang tak suka dengan patung tersebut. Jika dilihat patung sang ibu memang tidak jauh berbeda dengan si bapak. Potongan rambut ibu dan bapak hampir sama, itu pula lah letak permasalahan yang dibahas oleh masyarakat di dunia maya.

Bahkan ada netizen yang beranggapan bahwa patung tersebut dibuat untuk mendukung komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Setelah kemunculan patung macan Cisewu, patung ibu yang lagi menyusui itu kini kembali diperbincangkan, meskipun sebenarnya sudah sejak 2016 lalu patung tersebut menyita perhatian masyarakat dunia maya.

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Gadis Abdul
    Author
    Gadis Abdul
  • Gadis Abdul
    Editor
    Gadis Abdul