Sukses

Food & Travel

Liburan Musim Panas di Jepang, Yuk!

Kredit (2)

Bintang.com, Jakarta Ketimbang musim gugur, dingin, dan semi, musim panas memang bukanlah waktu traveling favorit di Jepang. Namun demikian, bukan berarti rentang momen yang satu ini tak sepadan dinikmati. Mengingat fakta ia bukanlah kesukaan banyak traveler, secara otomatis kamu tak akan menemui kerumunan turis dalam jumlah terlalu banyak.

Keuntungannya tak berhenti di situ. Kamu juga bisa memperoleh akomodasi dengan harga yang merosot lumayan jauh. Ditambah, terdapat berbagai agenda, termasuk sejumlah festival, menarik nan seru yang menunggu untuk disambangi. Jadi, mengapa pula menolak menjelajah Jepang di paras dan nuansa yang jarang dinikmati orang kebanyakan?

Bila sudah tertarik, maka langkah selanjutnya yang mesti dilakukan adalah membuat jadwal perjalanan. Seperti waktu lain, kamu juga mesti mengetahui panduan untuk setidaknya tahu gambaran agenda kasar saat berada di negeri-negeri asing. Bila tertarik menghabiskan liburan musim panas di Jepang, simak deretan kegiatan seru yang bisa dilakukan menurut Skyscanner berikut.

Tenjin Matsuri, Osaka, Jepang. (Sumber Foto: mikec0rsini/Instagram)

Festival musim panas. Pergelaran ini dikenal dengan nama lokal, yakni Matsuri. Memang digelar di banyak kota di Jepang, namun yang paling ternama adalah Gion Matsuri di Kyoto, di mana itu berlangsung sepanjang bulan Juli, dan Tenjin Matsuri di Osaka pada 24-25 Juli.

Beberapa festival musim panas lain yang bisa disambangi adalah Akita Kanto Matsuri di utara Honshu pada 3-6 Agustus, Kangen-sai di MIyajima di tanggal 1 Agustus, dan Earth Celebration yang mengikutsertakan Kodo Drummers di Pulau Sado-ga-shima pada 21-23 Agustus.

1 dari 3 halaman

Meriahnya Festival Kembang Api

Festival kembang api. Berbicara musim panas di Jepang, maka tak afdal bila tak menyinggung festival kembang api. Acara yang begitu meriah ini biasanya digelar di akhir bulan Juli hingga Agustus. Festival terbesar diselenggarakan di Tokyo, yakni Sumida-gawa Fireworks Festival pada hari Sabtu terakhir di bulan Juli.

Sumida-gawa Fireworks Festival, Tokyo, Jepang. (Sumber Foto: route648/Instagram)

Namun bila kamu menginginkan pesta kembang api dengan panorama warna-warni yang terefleksi cantik di danau, maka jangan sampai melewatkan Biwa-ko Great Fireworks Festival di Otsu pada 7 Agustus, atau kamu juga menggeser haluan ke barat, tepatnya di Selat Kanmon pada tanggal 13 Agustus.

Pertunjukan Bon-odori. Sedari pertengahan Agustus hingga periode O-bon, banyak event yang berlangsung. O-bon adalah festival untuk menghormati arwah leluhur. Periode ini merupakan waktu libur nasional di Jepang, di mana banyak penduduk kota yang akan pulang ke kampung untuk berkunjung ke rumah keluarga.

Bon-odori, Jepang. (Sumber Foto: rtadashi.ono/Instagram)

Makam akan ramai, juga terdapat banyak lentera yang dinyalakan. Bagian yang paling diminati turis adalah pertunjukan tarian Bon-odori dan salah satu tempat terbaik untuk melihatnya, yakni di Awa-odori Matsuri di Tokushima pada 12-15 Agustus.

2 dari 3 halaman

Mencicip Kuliner Musim Panas

Kuliner musim panas. Berburu makanan lokal bukanlah agenda baru di Jepang. Namun, terdapat sejumlah makanan yang hanya enak dimakan pada musim-musim tertentu. Salah satu kuliner khas musim panas adalah mi dingin. Kamu mungkin biasanya menyantap ramen dalam kondisi panas, namun dalam musim ini, kulinernya berbeda.

Kuliner musim panas di Jepang. (Sumber Foto: eloisasopersmith/Instagram)

Mi dingin merupakan sajian di sebuah festival, yakni nagashi-somen dengan cara makan yang unik. Mie akan 'dialirkan' di sebuah batang bambu yang terbelah dua. Jadi, kamu harus tangkas menangkap mi untuk dapat memakannya. Selain itu, ada kuliner lain yang bisa dinikmati, termasuk yakitori (grilled chicken skewers), yaki-soba (fried noodles), tako-yaki (battered, fried octopus pieces), okonomiyaki (fried savoury ‘pancakes’), dan ika-yaki.

Naik gunung atau bersantai di pantai. Puas menjamah berbagai kemeriahan festival, kini saatnya pergi hiking atau menghabiskan (banyak) waktu di pantai. Jika kamu memilih pantai, singgahi Okinawa, pesisir yang cantiknya masih tersembunyi dari mata kebanyakan pelancong.

Okinawa, Jepang. (Sumber Foto: boyeon__bb/Instagram)

Namun bila ingin pergi ke gunung, maka sambangilah Yotei-zan, Rishiri-zan, Daisetsuzan National Park, dan Shiretoko National Park di Hokkaido, atau ke Gunung Fuji di mana bulan Juli-September adalah periode pendakian terbaiknya. Jadi, Jepang tetap menarik selama musim panas, bukan?

0 Komentar

Belum ada komentar