Sukses

Celeb

Kasus Joshua Suherman dan Ge Pamungkas, Ini Kata Muhadkly Acho

Bintang.com, Jakarta Dua orang komika tanah, Joshua Suherman dan [Ge Pamungkas](3220524 "") tengah menjadi sorotan publik. Alasannya, materi stand up yang mereka bawakan di tempat yang berbeda sama-sama dianggap melecehkan agama dalam waktu yang hampir bersamaan. Hal tersebut pun mengundang perhatian dari Muhadkly Acho, yang tak lain merupakan teman seprofesi Joshua dan Ge dalam berkomedi tunggal.

Acho mengakui jika dirinya menyaksikan langsung saat Ge Pamungkas menyinggung soal banjir Jakarta yang belakangan dianggap melecehkan umat Islam. Acho berpendapat, jika ditelaah secara menyeluruh, materi lawak yang disampaikan Ge Pamungkas sama sekali tidak mengandung hal-hal yang belakangan dituduhkan sebagai sebuah penistaan agama.

 

"(Soal Ge Pamungkas) Itu kan acara Susah Sinyal kita perform di sana. Jadi kita tahu persis utuh materinya seperti apa. Kita yakin tidak ada unsur melecehkan, mendiskreditkan ayat atau apa pun, enggak. Karena yang dikritik orang-orang yang tidak mau memperbaiki dirinya, tapi bersandar kepada ayat-ayat itu," ujar Muhadkly Acho di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018).

"Kayak misalnya 'kenapa kamu enggak nyari kerja?, ya udah kan rejeki dari Allah', itu kan enggak bisa. Memang rejeki dari Allah, enggak salah, tapi kita kan tetap harus cari kerja. Jangan jadikan itu alasan kita enggak mau cari kerja. Point-nya Ge itu, seperti itu, cuma studi kasusnya banjir. Bisa banjir kan karena buang sampah atau segala macam, jangan cuma bisa bilang ini karena lagi diuji dari Tuhan. Point itu yang ingin disampaikan," papar Acho.

Hampir serupa dengan apa yang terjadi pada Ge Pamungkas, Acho pun menilai kasus penistaan agama yang dituduhkan pada Joshua Suherman hanya sebatas masalah kepekaan terhadap isu yang dibahas.

"Kalau (kasus Joshua) saya enggak hadir di acara itu, cuma saya dengerin berulang-ulang itu sih sebetulnya kayak gini, kalau saya malah seneng sebagai orang Islam karena maksudnya mayoritasnya diakui oleh Joshua karena objek roasting-nya non muslim. Jadi kayak memberi perumpamaan seandainya Cherly (Cherrybelle) lahir dari keluarga muslim, bisa jadi fansnya lebih banyak. Kan memang kalau fansnya agama bisa jadi lebih punya kedekatandan enggak ada salahnya ngefans sama orang seagama. Cuma karena sepotong itu jadi mungkin orang nyangkanya, namanya lagi lihat sekilas terus berkesimpulankan bisa aja," terangnya.

1 dari 2 halaman

Berhati-hati dengan SARA

Dan, tanpa bermaksud menyalahkan salah satu pihak yang tengah berseteru, Acho pun beranggapan jika titik permasalahan yang saat ini menimpa dua rekannya tersebut berada di cara keduanya menyampaikan materi yang sangat sensitif.

"Bisa jadi kesalahan di diri kita juga yang kurang jelas dalam men-delivery pointnya apa, atau mungkin memang perbedaan persepsi saja antara penonton," tandas Acho.

 

Memang, saat ini Ge Pamungkas dan Joshua Suherman tengah terancam masalah hukum lantaran aksi panggungnya yang dianggap menistakan agama. Joshua Suherman sudah dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh Forum Umat Islam Bersatu (FUIB). Sementara itu, Ge juga rencananya akan dilaporkandalam kasus serupa ke pihak kepolisian. Muhadkly Acho berharap persoalan ini lekas selesai.

 

Tulis Komentar (1)

Kredit

  • Rivan Yuristiawan
    Author
    Rivan Yuristiawan
  • Edy Suherli
    Editor
    Edy Suherli