Sukses

Celeb

5 Perbedaan Film Ayat-Ayat Cinta dan Ayat-Ayat Cinta 2

Bintang.com, Jakarta Setelah sukses menarik perhatian penonton pada 2008 lalu, film Ayat-Ayat Cinta akan dilanjutkan dengan sekuelnya Ayat-Ayat Cinta 2. Film ini akan hadir di penghujung 2017 ini. Rampung dalam selang waktu hampir 10 tahun dari film pertamanya, Ayat-Ayat Cinta 2 dianggap menghadirkan banyak perbedaan dari film sebelumnya.

Selain bongkar pasang pemain yang terjadi, Fedi Nuril, pemeran Fahri dalam film itu juga menganggap Ayat-Ayat Cinta 2 menyuguhkan cerita yang lebih kompleks meski masih berpusat di sosok yang ia perankan.

Preskon film Ayat Ayat Cinta 2 (Deki Prayoga/bintang.com)

Film Ayat-Ayat Cinta 2 akan mulai tayang di bioskop pada 21 Desember 2017. Menilik dari sinopsisnya, Ayat-Ayat Cinta 2 bercerita mengenai kehidupan Fahri pasca kehilangan istrinya, Aisha yang hilang saat menjadi sukarelawan di Palestina.

Dibalik kesedihan kehilangan sang istri yang tak kunjung memberikan kabar terkait keberadaannya, Fahri pun dihadapkan dengan berbagai permasalahan menjadi muslim yang minoritas di Eropa. Meski terkesan dikucilkan, Fahri terus mencoba menjalankan amanah dari Aisha untuk tetap ikhlas membantu orang disekelilingnya tanpa memandang perbedaan.

Sampai pada akhirnya, Fahri bertemu dengan sosok Hulya, Keira, dan Sabina yang memaksa Fahri untuk mencoba melupakan Aisha dan memulai hidup baru. Seperti apakah bedanya Ayat Ayat Cinta dengan Ayat Ayat Cinta 2? Simak yuk berikut ini penjelasannya.

 

1 dari 6 halaman

1. Cerita Lebih Kompleks

"Menurut aku, perbedaan di (Ayat-Ayat Cinta) pertama, dia (Fahri) mencari jodohnya, yang kedua bisa dibilang udah ada jodohnya tapi hilang. Dalam artian apakah dia harus menunggu karena hilangnya nggak jelas, apakah masih hidup, kalaupun sudah meninggal dimana jenazahnya, kan nggak tau. Apakah harus menunggu atau move on. Ini yang menjadi kebingungan dia," ungkap Fedi Nuril saat Press Screening film Ayat-Ayat Cinta 2 di XXI Plaza Indonesia, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017).

 

2 dari 6 halaman

2. Isu Internasional

Disamping pergulatan batin yang dialami Fahri, Fedi juga menambahkan, jalan cerita Ayat-Ayat Cinta 2 lebih mengangkat isu internasional tentang anggapan masyarakat Barat terhadap muslim.

"Dan di sini isunya lebih internasional ya. Seperti dia (Fahri) mau meluruskan islamophobia di Eropa. Makanya tetangga-tetangganya yang beda agama, budaya, semua dia bantu tanpa mempertanyakan background mereka apa. Mau dia dimusuhin, dia tetap sabar membantu mereka," terangnya.

 

3 dari 6 halaman

3. Lokasi Syuting

"Nah, ini juga perbedaan cerita dari Ayat-Ayat Cinta pertama dan Ayat-Ayat Cinta 2, kalau dulu hanya fokus di Mesir dan isu dalamnya. Nah, ini di Edinburg ada (budaya) Ibrani, ada Malaysia juga, jadi lebih luas lagi," tambah Fedi Nuril.

 

4 dari 6 halaman

4. Pesan Moral

Maka dari itu, pria 35 tahun itu pun menganggap banyak pesan positif yang bisa diambil dari cerita yang diadaptasi dari novel karya Habiburrahman El Shirazy tersebut. Dikatakan Fedi, Ayat-Ayat Cinta 2 sangat kental dengan makna cinta, tak hanya pada pasangan, tapi juga pada sesama manusia.

"Menurut saya pribadi itu (pesan film Ayat-Ayat Cinta 2) tentang kesetiaan cinta, tentang kesabaran. di saat kita semakin tinggi, godaan semakin banyak. Yang bisa membuat dunia itu lebih baik ya cinta dan cinta itu memberikan perasaan yang baik dan nyaman," tandas Fedi Nuril.

 

5 dari 6 halaman

5. Formasi Pemain

Selain Fedi Nuril, film Ayat-Ayat Cinta 2 juga menghadirkan sosok baru di kehidupan Fahri. Hulya (Tatjana Saphira), Keira (Chelsea Islan), dan Sabina (Dewi Sandra) merupakan wanita-wanita baru yang ditemui Fahri saat menjadi seorang dosen bergelar profesor di Edinburgh, Skotlandia.

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Rivan Yuristiawan
    Author
    Rivan Yuristiawan
  • Puput Puji Lestari
    Editor
    Puput Puji Lestari