Sukses

Celeb

Hobi Beli Berlian, Donita Ditegur Adi Nugroho

Bintang.com, Jakarta Sebagai suami, Adi Nugroho tak menyangka dengan kebiasaan Donita yang gemar membelanjakan uang lebihnya dengan berlian. Adi Nugroho merasa membeli perhiasan mahal merupakan kebiasaan wanita yang tak masuk akal.

Namun, Donita pun memberikan penjelasan. Menurutnya, berlian bisa menjadi salah satu barang bernilai investasi. Sama seperti barang-barang lainnya seperti mobil, motor, properti, sampai pada tas mewah.

 

"Tadinya nggak setuju, kenapa perempuan perlu beli berlian. Sama seperti laki-laki yang beli mobil sport. Tadinya nggak percaya ada nilai investasi," kata Donita ketika menghadiri acara Swan Jewellery, Pantai Indah Kapuk, belum lama ini.

Donita dan suaminya sempat membuktikan bahwa berlian memiliki nilai lebih dibandingkan dengan jenis barang investasi lainnya. "Kalau jual mobil, bisa lama, beda dengan berlian, bisa cepat dicairkan uangnya saat itu juga, karena liquid," ujarnya.

Kebiasaan Donita ini merupakan ajaran dari ibundanya yang senang membeli perhiasan sebagai investasi. Dan layaknya emas, harga berlian pun senantiasa mengalami kenaikan yang signifikan setiap saat.

"Dikenalin perhiasan oleh mama dari kecil. Pas udah besar, mikir bahwa ini bisa bernilai investasi. Pernah beli berlian, misalkan harga 5000, ternyata beberapa waktu kemudian udah dua kali lipat. Sama kayak emas ya," ujarnya.

Namun, bukan sembarangan ketika Donita memilih jenis berlian untuk berinvestasi. Bagaimanapun ia harus mengetahui betul keaslian dari berlian yang akan dibelinya, sampai detail mengenai jenis dan derajat karatnya.

"Aku juga bilang ke suami (Adi Nugroho), kalau niat investasi harus tahu barang mana yang emang bagus untuk itu. Saya suka semua jenis berlian. Misal disuruh milih, kalau punya uang banyak, beli tas atau perhiasan seperti berlian. Pasti pilih berlian. Karena resiko tas lebih besar, bisa baret, kena minyak, dan lainnya," ujar Donita.

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Anto Karibo
    Author
    Anto Karibo
  • Teddy Kurniawan
    Editor
    Teddy Kurniawan