Sukses

Celeb

Eksklusif Nafa Urbach, Sebuah Kisah Hati yang Terluka Part 3

Bintang.com, Jakarta Perceraian, memang membawa luka. Hal tersebut bukan hanya dirasakan Nafa Urbach usai menggugat cerai sang suami, Zack Lee di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun, sosok mungil buah hati mereka, Mikhaela Jowono Lee pun pasti terluka. Hal tersebut diungkapkan Nafa Urbach saat menyambangi studio Bintang.com, Kamis (12/10/2017).

Meski terluka, Nafa dan Zack sudah memikirkan matang-matang keputusan mereka untuk berpisah. Masalah anak, tidak ada yang perlu diperselisihkan lantaran Nafa dan Zack pun sama-sama sepakat, Mikhaela akan bersama Nafa. Sementara Zack, diberikan kebebasan untuk bisa bertemu dan bersama putri cantiknya itu.

Hidup terpisah dengan Zack beberapa bulan belakangan ini, membuat Nafa Urbach putar otak untuk menjelaskan kepada Mikhaela tanpa mengungkapkan hal yang sesungguhnya terjadi. Sebab, Nafa sadar, anak sekecil Mikhaela pasti masih sangat membutuhkan kasih sayang kedua orangtuanya secara utuh.

"Aku bilang sama Mikha kalau daddy sakit. Dia tanya mami sakitnya seperti apa. Ya aku kasih pengertian sakit yang seperti apa sih. Kalau sampai kok nggak pernah bobo sama Mikha. Saya selalu bilang, bahwa yang bisa sembuhin Daddy cuma Tuhan, yang bisa bawa Daddy ke Mikha cuma Tuhan. Jadi saya melatih bagaimana dia bisa memiliki hubungan pribadi, keintiman sama Tuhan," ujar Nafa Urbach.

Secara perlahan, Nafa ingin mengajarkan pada buah hatinya itu, agar selalu berserah diri pada Tuhan, jika memang tengah menghadapi masalah.

"Saya percaya saat dia punya masalah sebesar apapun, dia tahu kemana harus lari. Dan pada saat itu saya bilang, Mikha percaya bahwa Mami berusaha untuk memberikan benih yang benar atas hidup Mikha," terang Nafa Urbach.

1 dari 3 halaman

Zack Lee tahu tanggung jawabnya kepada anak

Dalam kesepakatan perceraiannya, Nafa Urbach dan Zack Lee sudah sepakat, tidak akan memperebutkan harta gono gini dan hak asuh anak. Dua hal tersebut, biasanya kerap dibicarakan dalam perceraian artis. Nafa juga mengungkapkan, jika dirinya tidak perlu meminta kepada pengadilan, agar Zack tetap memberikan tunjangan pada anaknya, meski sudah bercerai.

"Sebenarnya saya nggak perlu minta tunjangan buat anak, Zack sudah tahu kok. Sampai detik ini, Zack masih berikan tunjangan itu kok. Saya pikir kayak persyaratan yang ribet seperti oh harus ada tunjangan, buat saya itu bukan hal yang penting karena saya percaya Zack selalu memberikan kebutuhan-kebutuhan Mikha tanpa saya minta," ujar Nafa memuji Zack.

harta gono goni yang kerap sensitif dan menjadi rawan diperebutkan pun tidak dipermasalahkan Nafa dan Zack. Keduanya sadar, jika harta yang dimiliki memang diperuntukkan untuk Mikhaela kelak. Zack kemudian mengalah untuk keluar dari rumah lantaran Mikhaela memang lebih banyak membutuhkan ibunya.

"Zack mengalah saja, dia tidak mau mengutak utik hal itu (harta gono gini)," terang Nafa Urbach.

2 dari 3 halaman

Tidak takut hidup sebagai orangtua tunggal

Nafa Urbach sepertinya sudah siap untuk hidup tanpa ada kepala rumah tangga. Menurut Nafa, ia sudah memiliki persiapan mental untuk menghadapi hal berat tersebut. Nafa bersyukur, bukan tipe perempuan yang terikat dengan kemewahan.

"Buat saya, bisa kerja, menghasilkan, punya bisnis sendiri, bisa gaji pegawai, bisa memenuhi kebutuhan Mikha, saya menjadi orang yang berhasil dalam perekonomian," ujar Nafa Urbach.

Nafa menilai, kesuksesan seseorang itu bukan dari apa yang mereka pakai atau tunjukkan, melainkan bisa memaknai kehidupannya.

"Saya punya pekerjaan sendiri, gaji sendiri, buat saya itu sudah cukup menyukakan hati dan apalagi saya sudah punya satu anak. Saya ingin menabut benih yang baik pada anak saya," tegas Nafa Urbach mengakhiri pembicaraan. (Selesai)

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Teddy Kurniawan
    Author
    Teddy Kurniawan
  • Teddy Kurniawan
    Editor
    Teddy Kurniawan