Sukses

Celeb

5 Hal Baru yang Dilakukan Michelle Ziudith di One Fine Day

Bintang.com, Jakarta Film One Fine Day mulai tayang di bioskop 12 Oktober 2017. Banyak penggemar Michelle Ziudith dan Jefri Nichol yang baper usai nonton film ini. Dalam film tersebut, Jeffri menjadi sosok yang romantis.

Namun, sisi romantis yang ditunjukkannya merupakan umpan bagi mangsa yang tengah digarapnya. Karena Jeffri merupakan sosok penipu yang flamboyan.

"Gue sebagai Bara atau Mahesa. Di sini ceritanya dia disuruh kuliah sama orangtuanya. Tapi karena dia memilih jalan hidupnya sendiri, dia keluar kuliah dan mencari jalannya sendiri, lagi mencari jati dirinya," lanjutnya.

"Jadi selama di Barcelona, dia bertahan hidup sama dua sahabatnya. Sama mereka (sahabatnya) dia mengikuti caranya yang bisa dibilang menipu. Dia ini menipu dengan sifatnya yang romantis," tutur Jeffri.

Untuk mendapatkan sosok flamboyan yang bisa membuat wanita bertkuk lutut, Jeffri mengambil Ricky Martin sebagai role model. "Aku ambil dari Ricky Martin yang kalau nyanyi matanya berbinar. Pak Asep meminta seperti itu," ucap Jeffri.

 

Michelle menyebutkan bagaimana dirinya harus menjalin chemistry dengan Jeffri Nichol yang berperan sebagai Mahesa. Beberapa adegan mesra dilakoni oleh Michelle bersama Jeffri.

"Kebanyakan sama Mahesa sih. Karena butuh chemistry untuk bareng sama Mahesa. Pas scene berdua itu nguras tenaga banget sih," kata Michelle Ziudith. Berikut 5 hal baru yang dilakukan Michelle Ziudit di One Fine Day.

 

 

1 dari 6 halaman

1. Tampil Lebih Berani

Peran Michelle Ziudith dipastikan be‎rbeda dari film-film sebelumnya. Meskipun masih berkisah tentang cerita percintaan, namun Michelle dituntut tampil lebih dewasa. Bahkan, ada satu adegan Michelle yang dinilai cukup berani untuk dilakukannya.

‎"Ini film Screeplay terbaru. Pastiny berbeda. Di sini Barcelona menjadi kota berikut yang kita sajikan untuk penonton. Michelle juga tampil berani di sini, ada adegan mandi," ungkap Asep Kusnidar, selaku sutradara film One Fine Day.

2 dari 6 halaman

2. Jadi Wanita Spanyol

Michelle berlakon sebagai Alana, seorang wanita blasteran yang sudah lama tinggal di Barcelona, Spanyol. "Saya berperan sebagai Alana. Karakter dia blasteran sudah lama tinggal di Barcelona," kata Michelle Ziudith.

Michelle juga harus menggunakan bahasa Spanyol dalam beberapa scene."Kali ini di film pertama yang formulanya beda dari film saya sebelumnya. Menurut saya kali ini saya dapat intonasi cerita beda dari sebelumnya," kata Michelle Ziudith.

 

3 dari 6 halaman

3. Mesra dengan Jefri Nichol

Jeffri Nichol harus menjalin chemistry yang kuat dengan Michelle Ziudith dalam film One Fine Day. Pasalnya, mereka merupakan pasangan yang terlibat dalam asmara dalam film yang disutradarai oleh Asep Kusnidar.

Beradu mata, mengolah rasa kasih meski hanya sebagai tuntutan peran, namun Jeffri Nichol tetap merasakan gugup ketika berhadapan dengan Michelle Ziudith.

"Udah, enggak ada kendala sih. Paling gugup aja sama michelle, dan pertama kali drama Screenplay juga," kata Jeffri Nichol.

4 dari 6 halaman

4. Taruh Bawang di Ketiak

Selain adegan mesra, Michelle juga harus sedikit menderita karena dituntut untuk beradegan dengan bawang yang diletakkan di ketiaknya. Ada rasa panas yang tak bisa hilang meski sudah sekali mandi.

"Memang panas beneran itu bawangnya dari sana. Bawangnya bagus, saya abis itu mandi sampai tiga kali," tutur Michelle.

Sementara itu, Jeffri Nichol yang menjadi lawan main Michelle mengaku geregetan ketika beradegan mesra dengannya. "Lebih gereget nyosor pipinya Alana sih. Dari pada ditonjok (Maxime Bouttier) kan sakit," tukasnya.

 

5 dari 6 halaman

5. Penampilan Beda

Michelle menampilkan gaya rambut dan kostum yang terlihat lebih dewasa dan sensual. Ia mengaku tak pernah memakai celana panjang dan baju lengan panjang di film yang tayang mulai 12 Oktober tersebut.

Tak muluk ketika Michelle Ziudith mengatakan jika dirinya telah keluar dari zona nyaman saat berperan sebagai sosok Alana, sosok gadis blasteran yang telah lama tinggal di kota Barcelona, Spanyol.

"Saya di film One Fine Day tidak main di zona nyaman, ini treatment berbeda dengan karakter berbeda. Cara pendalaman dan karakter berbeda dari film sebelumnya," tutur Michelle Ziudth.

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Puput Puji Lestari
    Author
    Puput Puji Lestari
  • Puput Puji Lestari
    Editor
    Puput Puji Lestari