Sukses

Celeb

Eksklusif Nikita Willy, Sudah Siap Menikah Muda, Tapi...

Bintang.com, Jakarta Nikita Willy, sosok artis muda yang memiliki popularitas dan kemapanan dalam kehidupan, ternyata sudah mempersiapkan mental untuk menikah muda. Bagi Nikita Willy, sebagai seorang perempuan, hal yang wajar untuk mempersiapkan diri saat usianya memasuki 20 tahun. Lantas, kenapa saat usianya melewati 20 tahun, Nikita Willy belum memilih calon pendampingnya?

***

Meski lelah, namun sosok Nikita Willy tetap murah senyum pada setiap orang yang ditemuinya, termasuk pada Bintang.com di lokasi syuting sinetron Dua Wanita Cantik, di kawasan Cibubur, Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2017). Sejak pagi hari, Nikita memang terlihat berada di lokasi syuting, memulai harinya bersama sejumlah artis lainnya, seperti Rezky Aditya dan Donny Michael.

Memulai terjun ke dunia hiburan sejak usianya 9 tahun, tentu membuatnya cukup makan asam garam dunia akting. Bahkan, Nikita tergolong sosok yang multitalenta. Selain akting, Nikita juga terjun ke dunia tarik suara. Sejumlah single pernah diluncurkannya.

Di balik popularitas dan kemapanannya, Nikita Willy tetap berpikir sebagai seorang perempuan. Terungkap, ternyata ia telah mempersiapkan diri untuk menikah di usia muda. Namun, meski saat ini sudah memiliki kekasih, Nikita Willy belum menunjukkan tanda-tanda akan segera ke pelaminan.

"Kalau soal nikah sebagai perempuan, kalau sudah umur 20-21 tahun ready saja karena ketika dapat pasangan yang pas dan terus mereka meminta untuk menikah, ya i have to ready. Jadi menurut aku sudah mempersiapkan diri dari umur 20 nggak masalah juga. Kadang-kadang kan banyak orang yang bilang jangan menikah di usia muda nanti lalalala, cuma kalau jodoh datangnya diberikan Allah umur segitu masa kita harus tolak, nggak kan?" ujar Nikita Willy saat berbincang dengan Bintang.com.

Selain tentang menikah muda, Nikita Willy juga menceritakan perihal aktingnya di sinetron terbaru yang ia bintangi. Simak selengkapnya, dalam wawancara berikut ini.

1 dari 3 halaman

Semangat sinetron baru

Nikita Willy sangat bersemangat sekali memerankan tokoh Alena di sinetron Dua Wanita Cantik. Dalam sinetron yang tayang di SCTV itu, Alena dikisahkan sebagai sosok perempuan yang dijual ayah tirinya dan harus mengarungi kerasnya kehidupan di Ibukota. Nikita memang selalu berusaha, memberikan akting terbaik dalam setiap judul sinetron yang dibintanginya.

Bagaimana peran kamu di sinetron ini?
Di sinetron ini aku berperan sebagai Alena, seorang gadis berumur 24 tahun tinggal sama ibunya di kampung. Di awal episode aku dijual sama bapak tiri aku, jadinya aku sama ibu harus ke Jakarta. Dan di sini diceritakan bagaimana perjuangan aku dan ibu melawan kerasnya kehidupan di Jakarta.

Wah, bercerita tentang human trafficking ya?
Aku sudah dua kali mendapatkan peran sebagai perempuan yang dijual. Sinetron sebelumnya, perempuan di pinggir jalan full menceritakan tentang perempuan-perempuan yang bekerja seperti itu. Aku melakukan beberapa observasi dahulu sebelum berakting dan memang ada. Memang kelihatannya drama sekali, ternyata di kehidupan nyata pun seperti itu. Ada yang memang perempuannya mau, ada yang nggak mau. Terus bagaimana caranya para lelaki meminta perempuan itu ada maminya dan segala macam. Dulu sebelum aku main sinetron perempuan di pinggir jalan aku melakukan observasi, dari YouTube, terus di jalanan-jalanan tertentu masih ada perempuan-perempuan berdiri di pinggir jalan nyetopin mobil seperti itu.

Menurut kamu, ada faktor apa?
Itu memang tragis banget, masih banyak human trafficking sampai sekarang. Apalagi di zaman yang sudah maju seperti ini, tambah mudah melakukan pekerjaan-pekerjaan seperti itu. Bahkan di sosial media juga banyak orang-orang malah melakukan human trafficking. Jadi memang sangat sangat sangat tragis. Seperti pengalaman aku di sinetron, kenapa tokoh aku ini melakukan pekerjaan seperti itu ada alasannya, background keluarganya, ada alasan yang kuat kenapa ia melakukan hal itu. Jadi pastinya perempuan-perempuan yang melakukan hal itu ada alasan tersendiri cuma kalau bisa kita jangan melakukan hal itu.

Kamu pernah survei atau observasi tentang faktornya?
Aku cuma bicara ini yang bersambungan dengan sinetron aku saja. sejujurnya aku nggak mengerti apa alasan mereka yang sebenarnya untuk melakukan hal semacam ini. Tapi kalau tokoh aku di sinetron kenapa melakukan hal itu, karena memang nggak ada background keluarga yang mempunyai agama yang bagus, memang kebutuhan ekonomi dan lingkungan yang memang juga melakukan hal seperti itu, jadi mendorong dia berpikiran, oh teman-teman gue bisa dapatkan duit dengan cara seperti itu, gue juga bisa.

Ini ada kaitannya dengan social crime atau faktor lingkungan. Kamu membentengi diri bagaimana?
Kalau aku sendiri dari kecil sudah dibekali agama yang kuat, karena menurut aku agama itu adalah pedoman untuk kita. Mau masuk ke dalam lingkungan yang salah pun kalau misalkan kita berasal dari keluarga yang benar dan memiliki agama yang kuat, kita nggak akan pernah ikut masuk. Karena kalau kita mencari lingkungan yang benar terus, kadang lingkungan kita dan pergaulan kita cuma itu-itu saja. Kita nggak pernah bisa eksplore dunia yang sangat luas ini. Coba kita lihat dunia yang lebih luas lagi banyak banget negatifnya tapi tergantung dari individu masing-masing, apakah kita bisa membentengi diri kita atau nggak.

Peranan orangtua sangat besar ya bagi kamu untuk menghindari hal negatif?
Sebagai seorang anak, orang yang paling kita denger adalah orangtua. Mau sampai kita umur berapapun, orangtua makan asam garam banyak banget jadi wajib kita dengar nasehat dari orangtua. Pasti mereka jauh lebih mengenal dunia ini dari kita.

Kamu sangat dekat dengan mama ya?
Dari dulu sampai sekarang seperti sahabat sama mamaku. Bahan mamaku bilang, kalau curhat apapun sama mami saja jangan sama teman-teman karena kita nggak tahu, teman-teman kita bagaimana di belakang. Jadi the only friend i have cuma mama aku.

Termasuk masalah pribadi?
Dari dulu sudah dibiasakan seperti itu, ada kejadian memalukan atau apa diceritakan, terus kalau memang ada masalah kita cari jalan keluar bersama-sama. Sebagai orangtua bukan yang kayak kalau anak kita berbuat kesalahan dimarahin terus takut bercerita lagi. Kalau mamaku dari dulu, kalau ada kesalahan cerita kita cari jalan keluarnya, pasti ada penyelesaiannya.

2 dari 3 halaman

Nikita Willy: Perempuan Harus Siap Mental untuk Menikah

Nikita Willy memang sangat dekat dengan ibundanya, Yora Febrine. Sang ibu, menjadi orang dibalik layar kesuksesan Nikita di dunia hiburan. Selain sebagai ibu, Nikita sudah menganggap sang bunda sebagai sahabat dan teman bertukar pikiran, termasuk untuk urusan asmara. Benarkah sang bunda mengizinkan Nikita Willy untuk menikah muda?

Menurut kamu sosok ibu itu seperti apa?
Ibu buat aku segalanya, mamaku sudah jadi sahabat aku, manajer teman curhat, buku diary aku, semuanya lah ada di satu orang.

Misalnya ada teman yang dekat atau pacar, juga minta pertimbangan mama?
Semua decision yang aku lakukan di hidup aku pasti dari mama juga. Karena kalau lagi bingung mentok, milih a atau b, kalau mamaku bilang a ya aku pilih a, walaupun menurut aku kayaknya b. Kalau kata mamaku a karena alasannya ini, ini, dan ini, pasti alasannya jauh lebih masuk akal dari apa yang aku pikirkan.

Di usia muda kamu sudah populer, merasa kehilangan masa muda?
Hidup itu kan pilihan. Kalau misalkan kita mau pilih A kita harus relakan yang B. Kalau misalnya ditanya apa yang hilang, ya aku kehilangan masa remaja aku. I don't have alot of friends karena dari kecil umur 9 tahun aku hidup di lokasi, sekolah, pulang sekolah aku nggak bisa main-main. Aku harus ke lokasi syuting. Tapi kehidupan seperti itu yang aku pilih. Aku menghilangkan main-main sama teman-teman aku dan lebih memilih pengalaman pekerjaan dan yang seperti aku dapatkan saat ini.

Lalu bagaimana dengan me time?
Kalau misalkan weekend kadang syuting kadang break, kalau misalkan lagi belum ada kerjaan apa-apa, me time itu bisa kapan saja. Meski itu di lokasi syuting capek ada break sebentar juga bisa kemana. Banyak cara sih jadi kalau ditanya me time gimana, itu bukan masalah besar.

Bagaimana menurut kamu menikah di usia muda?
Kalau soal nikah, sebagai perempuan kalau sudah umur 20-21 tahun, ready saja karena ketika dapat pasangan yang pas dan terus mereka meminta untuk menikah ya i have to ready. Jadi menurut aku sudah mempersiapkan diri dari umur 20 nggak masalah juga. Kadang-kadang kan banyak orang yang bilang jangan menikah di usia muda nanti lalalala, cuma kalau jodohnya datangnya diberikan Allah umur segitu masa kita harus tolak, nggak kan?

Kenapa kamu bisa berpikiran seperti itu?
Aku baca juga dimana-mana perempuan itu ya harus siap mental saja, kalau lelaki kan harus siap finansial. kalau perempuan kan ya siap nggak urus suami anak.

Mama merestui kamu menikah muda?
Kalau mama sama papi aku nggak pernah ngomongin hal ini, karena pernikahan itu adalah urusan pribadi jadi nggak ditanya kapan mau ini mau itu.

Lelaki seperti apa sih yang bisa menaklukkan hati kamu?
Laki-laki yang memang agamanya bagus dan sayang sama ibunya. Karena kalau lelaki itu sayang ibunya bisa sayang sama kita, karena aku bekerja dari umur 9 tahun, aku suka laki-laki pekerja keras juga. Laki-laki yang bisa menghasilkan sendiri dan stabil dan segala macam.

Berarti lelaki mapan?
Aku nggak peduli ada orang kaya atau segala macam, cuma dia harus bisa bekerja keras karena aku pengin melihat ada sosok lelaki yang menjadi leader aku bekerja keras seperti aku bekerja keras dulu.

Kamu termasuk perempuan yang nggak mau dihalangi karier setelah menikah?
Aku ini bekerja di bidang seni, jadi kalau bisa seumur hidup aku akan terus berkarya, walaupun merasa mau vakum ternyata banyak orang di luar sana yang menunggu karya-karya aku, jadi kalau bisa selalu berkarya.

Pasangan kamu berarti nggak boleh melarang kamu terus berada di dunia akting ya?
Karena akting sudah jadi hobi aku dan dunia entertainment ini luas, bisa film nyanyi iklan jadi youtuber, jadi banyak sekali cara agar kita bisa memberikan karya-karya kita kepada orang lain.

Nikita Willy merupakan pribadi yang sangat menyenangkan. Wajar saja saat ini, Nikita banyak memiliki penggemar. Ia memiliki prinsip hidup yang tak tergoyahkan agar tidak terjerumus dalam lingkungan negatif. Sosok muda yang menginspirasi. Keep cool Nikita.

Tulis Komentar (1)

Kredit

  • Teddy Kurniawan
    Author
    Teddy Kurniawan
  • Teddy Kurniawan
    Editor
    Teddy Kurniawan