Sukses

Celeb

Eksklusif Donny Michael, Perubahan Usai Menikah dan Punya Anak

Bintang.com, Jakarta Saat namanya mulai populer seperti saat ini, Donny Michael berusaha untuk tidak kebablasan dalam pergaulan. Apalagi, setelah mempunya anak, Donny malah berusaha untuk menata kehidupannya agar dapat membagi kesibukan di lokasi syuting dan berperan sebagai ayah sekaligus suami di dalam rumah. Bagaimana Donny Michael mengatur waktunya yang kian ketat tersebut?

***

Donny Michael saat ini tengah banyak dibicarakan. Hal tersebut lantaran aktingnya di sinetron Berkah Cinta sebagai Pratama yang dianggap pas dengan karakternya. Baru kali ini Donny mendapatkan banyak pujian, terutama dari lawan mainnya di salah satu sinetron unggulan SCTV ini.

Berperan sebagai Tama, sosok mafia yang cinta keluarga, Donny mendapatkan tempat di hati para penggemarnya. Baru kali ini Donny mendapatkan peran antagonis. Sebagai pemain utama, tentunya Donny berusaha memberikan yang terbaik. Alhasil, aktingnya banyak dipuji lawan main hingga netizen.

Karakter Tama, ternyata tidak jauh beda dengan Donny Michael. Tegas, keras namun lembut pada keluarga. Meski pendiam, namun Tama akan bereaksi jika ada orang yang mencederain keluarganya. Hal itu, menurut Donny, merupakan sebagian sifat Tama yang sama dengan dirinya di kehidupan nyata.

"Aku sama Tama itu selalu pikirkan matang-matang. Kalau marah aku juga meledak, sama kayak Tama. Lebih diam, kalem. Kalau sudah marah ya gitu. Tapi aku sih jarang marah ya orangnya," ujar Donny Michael di lokasi Syuting Berkah Cinta, belum lama ini.

Lantas, apakah ada protes dari Aryani Fitriana saat ia memerankan tokoh Tama yang jahat? Bagaimana pula Donny membagi waktunya dengan Ale Isco Zeroun Haub, buah hatinya yang lahir 3 April 2017? Simak penuturannya melalui wawancara berikut.

1 dari 3 halaman

Perubahan setelah punya anak

Donny Michael mengaku banyak perubahan yang dialaminya sejak menikah dan saat ini memiliki anak. Dahulu, Donny memang pernah dicap playboy. Tercatat sejumlah nama seperi Afifah Syahira, Fita A. Ilham, Cut Meyriska serta Louise Anastasya pernah mengisi hatinya. Adik dari aktor Rama Michael tersebut saat ini jarang 'nongkrong' usai syuting. Ia lebih memilih pulang ke rumah dan bangun pagi untuk bermain bersama buah hati tercintanya.

Membintangi sinetron kejar tayang, bagi waktunya bagaimana?
Kalau istri sih kan dari dunia yang sama (artis), jadi paham banget. Paling kangen-kangenan saja, kirim foto dan video anak. Kalau pulang, anakku suka bangun jadi main sebentar kalau pulang malam. Bangun pagi, aku jemur dia. Biasanya berangkat syuting jam 9-an pagi.

Wah, bantu istri juga nih?
Sebenarnya kita pakai baby sitter yang terpercaya. Cuma kalau malam, Ryan capek, aku yang bikin susu dan beberapa tugas lainnya. Ganti-gantian saja sih.

Kamu sepertinya berubah ya setelah menikah dan punya anak?
Semua proses itu memang mengubah ya. Dulu aku hidupnya yang benar-benar nggak dipikirin. Kan dulu koleksi motor sport ya, kalau pas besoknya nggak syuting selama 2 hari, langsung panas-panasin motor, turing kemana nggak pikirkan fisik. Pas pulang sakit. Semenjak menikah itu jadi ada yang ngurusin, ngingetin. Dan pola pikir pun berubah. Ada yang harus ditanggung, ada yang harus diberikan waktu untuk dia, dan sekarang keluar anak, yang tadinya ngebeset motor itu gila, sekarang ada mikirnya. Berubah dengan sendirinya sih.

Siapa yang cemburuan, kamu atau istri?
Kita berdua nyantai. Ryan kan tomboi, teman-temannya pun banyak yang anggap dia laki, dan gue kalau ama perempuan juga nggak yang nempel-nempel. Sama-sama tahu karakter saja.

Membatasi pergaulan setelah menikah dan punya anak?
Nggak juga. Kadang karena Ryan masih di rumah terus kan, jaga anak. Kadang gue hubungi teman-temannya, suruh main ke rumah biar nggak boring. Jadi kita kayak big family juga sama teman-teman. Kadang dia bilang mau nongkrong sama teman-teman. Ya udah, ananti aku susul kalau sudah selesai. Nggak usah dibawa ribet lah.

Banyak yang bilang pasangan muda punya anak, karier meredup. Kamu percaya?
Nggak percaya. Aku syuting sejak kecil ya, sudah lama. Dan baru merasa bahwa saat ini banyak orang yang suka aku. Benar-benar apresiasi terhadap karakter aku. Menurut aku, rezeki sudah diatur sama Allah. Dan apa yang aku dapatkan selama ini, rezeki anak, istri dan juga orangtua kita.

Istri belum mulai syuting?
Belum. Masalah rezeki sudah ada yang mengatur. Ryan, dia nganggur saja masih bagus rezekinya. Alhamdulillah, anak yang umurnya belum sebulan juga bisa menghasilkan rezeki.

Istri saat ini berhijab, kamu melihat perubahannya bagaimana?
Hijab itu kan kewajiban dari agama ya dan kemauan dia sendiri. Aku alhamdulillah dong, punya istri yang punya kemauan sendiri seperti itu. Aku bilang, dengan berhijab tidak membatasi apapun. Maksudnya kalau mau ke pantai, pakai hijab yang sesuai jadi nggak pengaruhi apapun. Ryan selalu ngebebasin aku, begitu pun sebaliknya, kita hanya bisa saling jaga kepercayaan saja.

2 dari 3 halaman

Populer karena peran antagonis

Sekian lama memainkan karakter di sinetron, baru kali ini Donny Michael mendapatkan karakter yang sangat pas dengan dirinya. Aktingnya sebagai Tama di sinetron Berkah Cinta, mendapatkan banyak pujian. Namanya pun kian dikenal dan populer berkat peran antagonisnya itu. Lantas, bagaimana sikap sang istri Donny Michael menjadi sosok mafia yang jahat? Apa pula rencana kariernya di masa depan?

Berperan sebagai Tama yang kejam, istri suka protes?
Nggak, dia tahu aku sedang berakting. Malah beberapa kerabat saja yang protes, hahaha.

Akting kamu banyak dipuji. Bagaimana mendalami peran?
Aku lihat dari film The Godfather, John Wick. Kalau fighting-nya sih aku ambil dari Tonny Ja, Ong Bak. Kebetulan basic emang Muaythai. Di film The Godfather, senang sama tokoh Don Corleon-nya. Sosok laki-laki yang berbisnis di dunia hitam. Tapi di satu sisi dia orang yang baik di keluarganya, buat orang di sekitar dia yang baik kepadanya. Cuma jangan dicolek saja, dia bakal ngamuk. John Wick kurang lebih sama, sosok pendiam sama seperti Tama. SUdah mulai calm down, namun karena dicolek jadi keluar lagi.

Selain referensi film, apa lagi yang kamu lakukan?
Syuting selalu lihat karakter, cari referensi, ngobrol dengan sutradaranya. Maunya gimana. Suatu karakter harus dibentuk dengan jelas. Dan sutradara punya peranan penting. Aktor bagus sekalipun ketika sutradara hanya memberikan benang merahnya saja, bakal seadanya jadinya.

Berperan sebagai sosok antagonis, ada pengalaan buruk?
Awal-awal sih banyak, terutama dari ibu-ibu. Mereka kesal, sebal. Aku juga nggak tahu kenapa, makin ke sini malah banyak yang suka dengan karakter Tama. Tama itu sebenarnya memiliki hati yang baik hanya sejak kecil ia dibentuknya keras, jadi karakternya seperti itu.

Belakangan, meski antagonis sosok Tama banyak dicintai masyarakat. Komentar kamu?
Alhamdulillah ya. Yang jelas disini, all team dari Berkah Cinta, memang tujuannya untuk menghibur masyarakat. Terimakasih apresiasinya.

Banyak bermain sinetron, bagaimana dengan film?
Ada tawaran, tapi kebanyakan nggak jadi. Jadi ya sekarang striping saja deh. Penginnya sih main film macam The Raid ya, full fighting. Kalau drama aku ga begitu suka. Nggak tahu kenapa ngerasa film Indonesia itu kayak low class ya, dramanya flat. Ada sih beberapa yang bagus, cuma jadi kayak kacangan gitu banyakan. Pengin dapet karakter yang bagus sih kalau di film, kalaupun aku kerja keras ya worth it.

Sekian banyak karakter yang diperankan, sering terbawa ke rumah?
Nggak. Seperti di sini, kalau pas take ya aku jadi Tama, pas cut aku jadi diri sendiri, nggak pernah kebawa. Mungkin kalau aku kecapekan, di push main emosi, pernah sih kebawa. Pas di tol, sampai turun, kebawa emosi. Ke rumah sih nggak.

Persamaan karakter antara kamu dan Tama?
Aku ama Tama itu selalu pikirkan matang-matang. Kalau marah aku juga meledak, sama kayak Tama. Lebih diam, kalem. Kalau sudah marah ya gitu. Tapi aku sih jarang marah ya orangnya, hahaha.

Jangan menilai seseorang dari fisiknya saja. Donny Michael, meski berwajah 'garang', namun ternyata merupakan sosok yang murah senyum dan ramah. Ia juga merupakan sosok yang banyak disukai teman-temannya karena murah senyum. So, keep smile ya Don.

Tulis Komentar (0)

Kredit

  • Anto Karibo
    Author
    Anto Karibo
  • Teddy Kurniawan
    Editor
    Teddy Kurniawan