Sukses

Celeb

Mama Aku Ingin Pulang, Curhatan Nike Ardilla Sebelum Meninggal

Kredit (2)

Bintang.com, Jakarta Tepat 19 Maret lalu adalah peringatan kematian Nike Ardilla yang ke-22 tahun. Walau sudah puluhan tahun sejak kepergiannya, pembicaraan tentang Nike Ardilla memang tidak ada habisnya. 

Menjelang kematiannya, satu demi isyarat memang seolah terungkap. Salah satunya, adalah single Mama Aku Ingin Pulang yang dirilis di tahun yang sama dengan kematiannya, 1995.

Almarhum Nike Ardilla [foto: instagram/adjieesa]

Dari sekian banyak lagu ballad bernuansa duka yang pernah dinyanyikannya, Mama Aku Ingin Pulang seolah menyiratkan duka mendalam yang dialami sang penyanyi. Lagu ini menggambarkan duka dan keputusasaan sang penyanyi karena kenyataan pahit yang harus dia hadapi.

"Mama oh mama. Aku ingin pulang. Ku rindu padamu. Dia yg ku cinta telah berdusta. Kini tinggalkan anakmu. Hidupku kini tiada arti. Bagaikan burung di dalam sangkarnya. Ku ingin bebas dari derita. Mama tolonglah diriku.
Dari belenggu cintanya," demikian petikan lirik lagu tersebut.

Penyanyi yang sedang naik daun, Nike Ardilla. Penyanyi kelahiran Bandung itu meninggal secara mengenaskan pada kecelakaan tunggal. Mobil yang ditumpangi ringsek. Pelantun lagu Bintang Kehidupan  meninggal dalam usia 19 tahun. (Istimewa)

Nike Ardilla sendiri meninggal dunia pada 19 Maret 1995 sekitar pukul 6 pagi, akibat kecelakaan yang dialami. Saat itu dia sedang mengendarai mobil d kota Bandung, dan menabrak pembatas beton.

Sebelum meninggal, karir Nike Ardilla sedang sangat cemerlang. Namun setelah dia meninggal, angka penjualan albumnya juga semakin meningkat. Dia menjadi salah satu musisi yang paling dikenang di negeri ini.

 

1 Komentar