Sukses

Celeb

Penyebab Risty Tagor Tergoda Buka Jilbab

Bintang.com, Jakarta Semenjak 5 tahun terakhir, Risty Tagor memutuskan untuk mengenakan hijab. Wanita cantik ini pun berusaha untuk memenuhi syarat-syarat bagaimana mengenakan hijab yang benar sesuai tuntunan agama. Akan tetapi, kariernya sebagai seorang entertainer terkadang membuat ia tergoda.

Salah satu contohnya saat ia mendapatkkan sebuah tawaran untuk bermain sinetron yang mewajibkannya untuk melepas hijab. "Godaan terbesarnya itu dari kerjaan untuk nggak berhijab. Terus kalau syuting sama yang bukan muhrim tapi harus gandengan tangan. Saya yakin, rezeki enggak akan ketukar," ucap Risty di GKM Green Tower, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jumat (10/2).

Risty Tagor. (Deki Prayoga/Bintang.com)

Walaupun demikian, wanita kelahiran 12 April 1989 ini tetap berusaha memegang imannya. Oleh karena itu, Risty memilih bergaul dengan sesama teman yang melakukan hijrah menjadi pilihannya.

Memang belakangan ini, Risty mengaku sering berkunjung ke majelis taklim dan membuka persahabatan dengan perempuan lain agar tetap mendapatkan keteguhan iman. "Keimanan kita kan naik turun ya, itulah gunanya sahabat untuk saling ingatin, ilmunya begitu, kalau ada ilmu saja kita sharing kok. Menurut aku takdir Allah itu selalu baik, tetap istiqomah aja," tukas Risty Tagor.

Risty Tagor. (Galih W. Satria/Bintang.com)

Sebelumnya diberitakan jika Risty sempat mengalami trauma ketika pernikahan keduanya dengan Stuart Collin gagal di tengah jalanm. Akan tetapi ia sudah mulai move on dari perasaan yang sempat mengekangnya itu.

Saat ini, Risty mengaku belum ada yang menjalin kedekatan dengannya. Karenanya, meski tak menutup hati dan siap untuk melangkah ke pelaminan, namun Risty belum terpikir ke arah sana. Ia masih asyik dengan kehidupan yang dijalani. "Sampai detik ini belum terpikir. Aku sih never say never ya. Yang pasti dijalani saja. Tapi sekarang belum ada yang dekat," ucap Risty Tagor.

Tulis Komentar (4)

Kredit

  • Musa Ade
    Author
    Musa Ade
  • Anto Karibo
    Author
    Anto Karibo
  • Musa Ade
    Editor
    Musa Ade