Sukses

Celeb

Dijerat Makar, Ahmad Dhani Dkk Ditangkap dengan Alasan Beda

Kredit (2)

Bintang.com, Jakarta Nama Ridwan Hanafi mencuat pada kasus dugaan makar yang dilakukan oleh Ahmad Dhani dan kawan-kawan. Ia disebut merupakan pelapor atas dugaan makar tersebut sehingga membuat polisi menangkap Dhani dan lainnya.

Diantara mereka yang ditangkap adalah Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, Kivlan Zein, dan lainnya. Menurut Razman Arif Nasution, kuasa hukum Sri Bintang, nama ini begitu asing sehingga patut dipertanyakan.

"Sri Bintang ditangkap atas laporan seseorang bernama Ridwan Hanafi. Saya belum kenal siapa dia. Lalu yang lain dengan alasan yang berbeda. Tapi benang merahnya dituding makar," kata Razman Arif Nasution usai pemeriksaan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (2/12).

"Demo besok bukan demo anti kristen, bukan demo soal Pilkada, tapi demo agar hukum ditegakan secara adil oleh pemerintah" #ADP" tulis calon Wakil Bupati Bekasi itu. (Instagram/ahmaddhaniprast)

Razman menambahkan perihal penangkapan kliennya. Ia mengatakan pihak berwajib sudah mondar-mandir di sekitar rumahnya semenjak jam 3 dini hari. Ketika mau menjemput Sri Bintang, polisi tak mau menunjukkan surat penangkapan.

"Jam 3 dini hari ada mobil mondar mandir, jam 6 dijemput. Akhirnya jam 8 baru sampai. Ditanya mana surat penangkapannya tidak dikasih, tapi ditunjukkan adanya bukti youtube atas laporan saudara Ridwan Hanafi itu," imbuhnya.

Tidak hanya sekedar itu, Ramdan juga menilai hal itu terkait politik. Seperti diketahui, Ahmad Dhani maju sebagai calon Wakil Bupati Bekasi. (Nurwahyunan/Bintang.com)

Disinggung tentang bukti video seperti apa yang menjadi alasan tudingan makar tersebut, Razman mengaku belum melihatnya. "Saya masih mau cari. Mau lihat. Mungkin isinya mengkritisi pemerintahan Jokowi," tukas Razman.

"Sekarang mereka masih dalam pemeriksaan. Namun ruangannya semuanya dipisah-pisah. Masing-masing sudah didampingi oleh kuasa hukum," tandas Razman Arif Nasution.

0 Komentar

Belum ada komentar