Sukses

Celeb

Totalitas Akting Ray Sahetapy Jadi 'Bumerang' di Captain America

Bintang.com, Jakarta Sebagai seorang aktor profesional, sudah sepantasnya Ray Sahetapy mengeluarkan seluruh kemampuan aktingnya demi sebuah peran yang dilakoni. Namun, hal tersebut justru menjadi bumerang untuknya di film Captain America: Civil War. Kenapa?

Seperti diketahui, sutradara Joe Russo telah memutuskan untuk membuang adegan yang dilakukan Ray di film garapannya. Ia terpaksa melakukannya lantaran melihat totalitas akting aktor kelahiran Donggala 59 tahun silam itu terlalu menonjol, sampai-sampai menutup karakter antagonis di film.

Konferensi pers dan fanmeeting Captain America: Civil War di Singapura, Kamis (21/4/2016). (Foto: Desika Pemita)

"Akting Ray Sahetapy yang hebat membuat karakternya menonjol. Jadi, musuh Captain America dan Iron Man justru tak terlihat. Akhirnya, kami terpaksa memotong adegannya," papar Joe Russo saat jumpa penggemar Captain America: Civil War di Singapura, Kamis (21/4/2016), seperti dilansir Liputan6.com.

Meski begitu, Joe tetap memuji kemampuan akting Ray Sahetapy. Sutradara yang telah dikontrak eksklusif menggarap film Avengers ini pun tak heran jika Ray sangat terkenal di Indonesia. "Aku tahu aktor dari Indonesia itu, Ray Sahetapy. Aku dengar dia terkenal di sana. Aku tahu alasannya. Dia memang aktor yang hebat, aku melihat aktingnya. Dia sangat bagus," ucapnya.

Captain America: Civil War. foto: 21cineplex

Sebetulnya, tak cuma Ray Sahetaphy yang harus menelan pil kekecewaan lantaran adegannya dipotong. Menurut berita dari Cinema Blend, tokoh Pepper Potts yang dimainkan oleh Gwyneth Paltrow juga kabarkan tak ditampilkan.

Ketidakhadiran Ray Sahetapy tentu menimbulkan kekecewaan, bukan hanya dari Ray sendiri, tapi juga dari sebagian besar masyarakat Indonesia. Sementara itu, film Captain America: Civil War ditargetkan rilis pada 28 April 2016 di bioskop-bioskop Tanah Air bersamaan dengan film AADC 2. 

Tulis Komentar (1)

Kredit

  • Regina Novanda
    Author
    Regina Novanda
  • Regina Novanda
    Editor
    Regina Novanda